Home Berita Bupati Nagekeo Jawab Wawancara Media Terkait Tenaga Kontrak Daerah

Bupati Nagekeo Jawab Wawancara Media Terkait Tenaga Kontrak Daerah

2841
0

Focus Indonesia News – Bupati Kepala Daerah Kabupten Nagekeo, Johanes Don Bosco Do dalam rangkuman wawancara edisi khsusus media ini pada tanggal 10 Februari 2019 di Mbay menjawab pertanyaan perihal Tenaga Kontrak Daerah.

Berikut diungkapkan Bupati Nagekeo, setelah dilakukan pendalaman data maupun jumlah Tenaga Kontrak Daerah di Kabupaten Nagekeo, terjadi peningkatan sangat drastis secara matematis, yakni dari periode Bupati sebelumnya berjumlah sekitar 300 orang, pada periode kepemimpinan yang baru saja berakhir melambung naik ke angka seribu orang lebih.

Disampaikan, dari ribuan orang Tenaga Kontrak tersebut, masa kontrak mereka secara legal dokumen yang ditandatangani para pihak atau sebelum kepemimpinan saat ini, masa kerja resmi mereka berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sesuai kontrak yang ada.

Sementara, penggunaan anggaran daerah untuk pembiayaan Tenaga Kontrak sebesar Dua Milyar Rupiah per Bulan.   

Sejumlah fakta lapangan terjadi atas penumpukan tenaga kerja kontrak di daerah. Banyak ASN menjadi kurang profesional dalam watak kerja dan budaya kinerja. Tenaga Kontrak pun menjadi pekerja bagi ASN.  Ada juga temuan Tenaga Kontrak yang tidak bekerja namun dibayari gaji utuh.

Ditegaskan Bupati Don Bosco Do, rekrutmen Tenaga Kontrak saat ini berdasarkan kajian dan analisa beban kerja berbasis kebutuhan.  Menurut Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, dengan masa kontrak para Tenaga Kerja Kontrak yang sudah berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 atau selama masa kepemimpinan yang lama, kepemimpinan Nagekeo baru saat ini bukanlah pemicu yang memberhentikan para Tenaga Kontrak. Sebaliknya, Nagekeo mulai menerapkan standar acuan perekrutan berbasis kajian kebutuhan maupun analisis beban kerja di daerah.

Selanjutnya, Nagekeo lebih membutuhkan Tenaga Kerja Lapangan dalam beberapa tupoksi kajian  kebutuhan  daerah yang sinkron dengan visi perubahan berbasis kompetensi dan kinerja, agar dapat menciptakan azas manfaat yang lebih nyata.

Kepemimpinan baru bersama perangkat daerah tetap melakukan kajian secara terukur agar setiap kebijakan yang digulirkan sesuai dengan kebutuhan real dalam menciptakan system pelayanan publik yang sehat dan profesional.

Menurut Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, dengan melihat ratio kebutuhan daerah maupun berbagai program strategis lainnya kedepan, kebutuhan mengkondisikan Tenaga Kerja Kontrak Daerah dilaksanakan dengan scala kajian yang baik dan sesuai manfaat untuk membangun masyarakat Nagekeo, Flores. (Tim/Red)