Home Berita 1.500 Penenun Meriahkan Festival Bale Nagi – STIKOM Bali Pamerkan Pendidikan dan...

1.500 Penenun Meriahkan Festival Bale Nagi – STIKOM Bali Pamerkan Pendidikan dan Vokasi Nasional

498
0
Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Flores Timur Aplonia Corebima (tengah) diapiti oleh Humas STIKOM Bali Rahman Sabon Nama dan Perwakilan STIKOM BAli NTT, Hans Hallan bersama staf Bappeda Flotim Lorens (kanan) usai membahas Pameran Pendidikan dan Vokasi Tingkat Nasional serangkaian dengan Pekan Suci Semana Santa 2019. Foto: BNN/RSN

Larantuka, LARANTUKA.com – Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Pemkab Flotim) memandang kegiatan Pekan Suci Semana Santa di Larantuka yang berusia ratusan tahun sebagai peluang untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Itulah maka momentum Pekan Suci Semana Santa tahun 2019 ini Pemkab Flotim menggagas sebuah event guna “memperpanjang” masa tinggal para peziarah di Larantuka, dengan menggelar Festival Bale Nagi dan Pameran Pendidikan dan Vokasi Tingkat Nasional di Larantuka.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Flores Timur Apolonia Corebima menjelaskan, Semana Santa merupakan event religius yang sudah dilaksanakan di kota Larantuka berabad-abad yang lalu. Nah, pemerintah melihat Semana Santa sebagai sebuah aset atau peluang untuk mengembangkan ekonomi masyarakat.

“Selama ini para peziarah itu hanya mengikuti ziarah dan besoknya langsung pulang. Untuk itulah maka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggagas sebuah event yang bertujuan untuk memperlama masa tinggal para peziarah dan memperbanyak para peziarah yang datang ke Kabupaten Flores Timur. Dan tahun ini kita menyelenggarakan suatu festival yang dinamakan Festival Bale Nagi yang diselenggarakan selama bulan April yang pembukaannya akan dilaksanakan pada tanggal 6 April dengan mengambil lokasi Pantai Oa, Wulanggitan dan diakhiri di Desa Lamawohong, Solor Barat, pada 25 April,” terang wanita yang akrab disapa Nia Corebima.

Hal itu dikatakan Nia Corebima usai membahas persiapan Fesetival Bale Nagi dan Pameran Pendidikan dan Vokasi Nasional bersama Humas STIKOM Bali Rahman Sabon Nama di Larantuka, Kamis (14/02/2019).

Disebutkan, Festival Bale Nagi ini mengangkat semua hal, baik alam, budaya dan religinya yakni Semana Santa itu sendiri. Ada satu kegitan yang sangat menarik dalam festival ini yakni kegiatan menenun Lamaholot yang diikuti sekitar 1.500 peserta dari seluruh wilayah Flores Timur dan pameran pendidikan dan vokasi tingkat nasional yang diikuti perguruan tinggi dan lembaga pendidikan vokasi di Jawa, Bali, Makassar, Jakarta dan di NTT yang berpusat di Taman Kota Felix Fernandez Larantuka yang digelar pada 23 April dari pagi sampai malam dan dilanjutkan besoknya pada 24 April.

“Sementara untuk festival tenun Lamaholot Flores Timur akan diadakan tanggal 23 April yang akan dimulai pada pukul 3 sore sampai malam. Akan ada atraksi tenun, pameran tenun, pameran kuliner, Kami juga mengundang pelaku-pelaku ekonomi kreatif, ada madu Lewo Rok, kopi Lewo Rok, kopi Hokeng dan diharapkan setiap karang taruna di kota Larantuka dapat berpartisipasi menyiapkan makanan lokal berbagai jenis agar dicicipi para pengunjung,” sebut Nia Corebima, yang tak lain putri S.O. Corebima, salah satu tokoh pendidikan Flores Timur.

“Untuk pameran pendidikan dan vokasi ini, saya berharap para siswa SMA/SMK/MA dapat memanfaatakan momentum ini sebaik-baiknya untuk menjatuhkan pilihan melanjutkan ke jenjang sarjana atau ketrampilan kerja,” lanjut Nia Corebima

Nia Corebima mengaku, guna mengantasi membludaknya para peziarah, pihaknya sedang mendata rumah penduduk untuk dijadikan tempat menginap, mengingat keterbatasan jumah kamar hotel di Larantuka yang hanya sekitar 500 kamar.

Humas STIKOM Bali Rahman Sabon Nama menambahkan, pameran pendidikan dan vokasi tingkat nasional ini akan diikuti sekitar 20 perguruan tinggi dan lembaga vokasi yang ada di Bali, Jawa Timur, Daerah Istimewah Yogyakarta, Jawa Tengah, Jakarta, Makassar dan NTT. Antara lain, ITN Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Unmer Malang, Universitas Kanjuruhan Malang, Universitas Dhiana Pura Bali, Universitas Amikom Yogyakarta, Sekolah Tinggi Teknik Kedirgantaraan Yogyakarta dan tentunya STIKOM Bali. Sedangkan lembaga vokasi yang bersedia hadir yakni CTI Bali (kapal pesiar), Mediteranean Bali (kapal pesiar) Pratiwi Sky (Pramugari & Ground Staff) Surabaya, dan LPK Darma yang khusus magang ke Jepang dan kuliah sambil kerja di Taiwan. (rsn)

Editor: Hans Hallan