Home Berita PADMA Dukung Program Presiden Jokowi Atasi Pekerja Migran Di NTT

PADMA Dukung Program Presiden Jokowi Atasi Pekerja Migran Di NTT

228
0

Focus Indonesia News – Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia atau PADMA Indonesia menyatakan NTT merupakan Provinsi yang harus dibebaskan dari berbagai mafia daerah, termasuk mafia korupsi pembangunan dan mafia perdagangan manusia.

Penegasan PADMA Indonesia diungkapkan melalui Direktur PADMA, Gabriel Goa dalam press release diterima redaksi media ini (6/1/2019).

Diutarakan, terhadap maraknya Pekerja Migran Indonesia asal NTT Non Prosedural, baik yang bekerja di Luar Negeri maupun Dalam Negeri, korban Human Trafficking, Lembaga PADMA bersama POKJA MPM (Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia) menegaskan sejumlah sikap dan kerja nyata untuk Nusa Tenggara Timur.

Selanjutnya, mendukung total Program Presiden Jokowi atasi permasalahan PMI atau Pekerja Migran di NTT melalui Program Desa Migran Produktif(Desmigratif) di Desa-Desa kantong Human Trafficking di NTT. Berikutnya, mendukung Optimalisasi Layanan Terpadu Satu Atap(LTSA) yang sudah dibangun Presiden Jokowi melalui Kemenaker untuk layani Calon Pekerja Migran Indonesia(CPMI) asal Sumba di Tambolaka, Sumba Barat Daya untuk layani CPMI asal Timor, Sabu Raijua, Rote Ndao dan Semau yakni LTSA di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang serta CPMI asal Flores, Palue, Adonara, Solor, Lembata dan Alor di Maumere, Sikka.

Selanjutnya mendukung Bangun BLK (Balai Latuhan Kerja) Standar Internasional di Kupang, Tambolaka dan Maumere. Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia bersama POKJA MPM juga mendukung total Dewan Ham ASEAN, IOM,PBB dan ILO menjadikan NTT Pilot Program Atasi Human Trafficking Khusus Perempuan dan Anak Muda NTT.

Mendukung Pemprov NTT untuk mendata PMI (Pekerja Migran Indonesia) Non Prosedural asal NTT di Luar Negeri dan Luar Daerah NTT. (Tim/Red)