Home Berita PADMA : NTT 60 Menuju 61 Tahun, Stop Mafia Dan Gurita Korupsi

PADMA : NTT 60 Menuju 61 Tahun, Stop Mafia Dan Gurita Korupsi

297
0

Focus Indonesia News – Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (PADMA) melalui Direkturnya Gabriel Goa (15/12/2018) menurunkan sejumlah catatan dan penegasan semangat perubahan untuk Nusa Tenggara Timur.

Dikutip redaksi, Gabriel Goa melalui tulisan refleksi PADMA menegaskan, NTT di usia 60 tahun menuju 61 tahun bukannya menjadi provinsi yang maju dan mandiri, tetapi faktanya NTT menyandang predikat Darurat Human Trafficking, Darurat Korupsi dan Darurat Malnutrisi.

Ditegaskan, semua anak kandung Flobamora harus bangkit dan berjuang bersama melawan mafiosi Human Trafficking dan Koruptor yang merampok hak-hak rakyat NTT termasuk Hak atas Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan dan Ekonomi.

Korupsi dan Human Trafficking, lanjut PADMA, adalah pelanggaran HAM berat, karena telah merampok dan menginjak-injak harkat dan martabat rakyat NTT.

“Seluruh insan Flobamora mari berjuang bersama menjadikan NTT Zero Korupsi, Zero Trafficking dan Zero Malnutrisi. Wujudkan NTT berintegritas, selamatkan NTT. Stop mafia dan gurita korupsi yang hanya menghambat kemajuan daerah-daerah dan provinsi NTT tercinta ”, ungkap Gabriel Goa yang juga sebagai Koordinator POKJA MPM (Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia) dan Koordinator KOMPAK NTT atau Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi. (Tim/Red)

.