Home Berita Pidana Perdagangan Orang, Tiga Saksi Beri Keterangan Di PN Waikabubak

Pidana Perdagangan Orang, Tiga Saksi Beri Keterangan Di PN Waikabubak

142
0

Focus Indonesia News – Sedikitnya sebanyak tiga saksi, masing-masing Direktur Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia), Gabriel Goa, berikutnya unsur ASN PU NTT, Andrisanto Umbu dan unsur BCA Kupang, Dona Nosneni memberikan keterangan dalam sidang perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang di Pengadilan Negeri Waikabubak (19/11/2018).

Ketiganya dimintai keterangan dalam persidangan yang dimulai jam 2.00 wita hingga jam 22.00 wita. Saksi Gabriel dan Umbu terpanggil memberikan keterangan di PN Waikabubak karena keduanya bersama Ikatan Keluarga Besar Sumba, Kantor Penghubung NTT Jakarta, Keluarga Besar Flobamora, IOM dan pihak Satgas TPPO Bareskrim Mabes Pori beserta Polres Sumba Barat sudah menyelamatkan 3 Korban asal Sumba NAL, S, dan R yang diduga kuat Korban Human Trafficking.

Sementara khusus untuk Saksi dari BCA Kupang, Dona Nosneni dimintai keterangan terkait dugaan aliran dana.

Saat persidangan Gabriel Goa yang juga Dewan Penasehat POKJA MPM (Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia) cukup geram atas daftar korban Human Trafficking asal NTT yang dipulangkan tanpa nyawa dan bahkan organ-organ tubuh pun hilang.

Sementara fakta membuktikan sejak Januari 2018 hingga 19 November 2018 sudah ada 94 peti mati TKI warga NTT yang dikirim dari Malaysia menghiasi duka Nusa Tenggara Timur, kata Gabriel.

Dihimpun tim media, dari 11 perkara TPPO yang langsung diproses Polres Sumba Barat dan sudah ada putusan, tersisah satu Perkara TPPO yang saat ini sementara berjalan Persidangannya di PN Waikabubak-NTT.

Sebaliknya, terkait penegakan hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang, apresiasi patut disampaikan kepada Penyidik-Penyidik TPPO di NTT, baik pada tingkat Polda dan Polres yang terus menunjukan kerja keras dalam mengungkap dan memproses hukum para Pelaku dan Aktor Intelektual TPPO. (Tim/Red)