Home Berita Warga Ngada Dikejutkan Temuan Mayat Pria Asal Malaka

Warga Ngada Dikejutkan Temuan Mayat Pria Asal Malaka

1045
0

Focus Indonesia News – Warga Kecamatan Aimera Kabupaten Ngada, Flores-NTT dikejutkan dengan penemuan sosok mayat laki-laki di pinggir Pantai Aimere (23/10/2018).

Rangkuman redaksi (23/10) beredar informasi di masyarakat Aimere, bahwa mayat yang ditemukan adalah seorang pria berasal dari Pulau Timor daerah Malaka.

Pantauan redaksi, salah satu akun warga Aimere, Tonny Hironimus menulis ada temuan mayat di Pantai jodoh Aimere. Ditambahkan, korban baru pulang pesta dari Mauponggo Kabupaten Nagekeo dan hendak berangkat menuju Kupang dengan menggunakan Kapal Fery.

Berikut rangkuman redaksi dari berbagai sumber (23/10/2018), diungkapkan ada temuan mayat seorang laki-laki, lokasi Pantai Jodoh, Kelurahan Aimere Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada.

Inisial korban SK, diperkirakan usia sekitar tiga puluhan atau empat puluhan tahun, Agama Katholik, pekerjaan Petani, alamat asal dari Kampung Tetedoen, Desa Raeulu, Kabupaten Malaka, Timor Tengah Utara-NTT. Beredar pula informasi lapangan, alamat jelas korban berasal dari Kampung Lurasik, Kelurahan Boronubai, Kecamatan Biboki Utara, Pulau Timor.

Atas kejadian ini, pihak Polri dan juga unsur TNI sudah tiba di lokasi guna mengidentifikasi identitas korban dan sebab musabab kejadian.

Dikutip redaksi, berdasarkan keterangan salah satu saksi, Yasinta Bete, korban berusia 43 tahun, agama Katholik, pekerjaan tani, asal Kampung Lurasik, Kelurahan Boronubai, Kecamatan Biboki Utara.

Digambarkan, hari Senin (22/10), saksi bersama korban dari Mauponggo Kabupaten Nagekeo menuju Aimere dengan menggunakan bis guna menyeberang ke Kupang menggunakan Kapal Fery.

Diungkapkan, selama dalam perjalanan korban sempat memaksakan diri untuk turun di jalan tetapi saksi melarangnya. Tiba di Aimere sekitar pukul 16.00 wita, korban pergi meninggalkan saksi dan tidak diketahui arah tujuankemana. Saksi akirnya meminta perlindungan di Susteran Aimere karena tidak memiliki keluarga di Aimere.

Saksi terkejut keesokan harinya sekitar pukul 9.00 wita mendapat kabar bahwa korban telah meninggal dunia. Sementara tujuan korban dan saksi ke Mauponggo yakni menghadiri sebuah acara pernikahan. Sebelumnya korban dalam keadaan sehat. Hanya saat berada di Mauponggo korban bertingkah tidak seperti biasanya, yakni berbicara sendiri, menyendiri, marah-marah.

Konfirmasi redaksi (23/10), Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu Anggoro C. Wibowo, S.I.K memastikan benar ada temuan di Aimere.

“Benar ada penemuan mayat di Aimere. Saat ini sudah dibawa ke Puskesmas Aimere Kabupaten Ngada guna pemeriksaan medis”, ungkap Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu Anggoro C. Wibowo, S.I.K.  (Red)