Home Sastra Untuk Doktor Beny Harman

Untuk Doktor Beny Harman

1421
0
LarantukaNEWS
Berdoa, Ilustrasi: https://pixabay.com

Kau kukenal cerdas
Aset Tanah nusa kita NTT
Yang rakyatnya memakaimu
Jadi corong di gedung Senayan
Berjuang agar NTT kita
Tak miskin lagi

Aku kenal dirimu sudah lama
Ketika topi merah berjambul kuning
Melekat di kepalamu dan kepalaku
Lalu kita sama-sama berteriak
Pro ecclesia et patria
Janji kita untuk gereja dan negara
Engkau belum lupa toh?

Engkau memang tak mengenal aku
Sebab aku tak menjadi apa-apa
Hanya satu dari rakyat
Yang punya satu suara
Untuk menegakkan kedaulatan bangsa
Dan menitipkan hati nurani kebenaran
Pada kalian di gedung Senayan

Sesungguhmya aku rindu dirimu
Menjadi corong suara perdamaian
Dimana ancaman pengkotakan
Menginjak harkat dan martabat manusia
Lalu engkau bersuara lantang
Membela manusia
Bukan membela kuda tunggang
Yang membawamu ke kursi dewan

Di sebuah sudut kota Denpasar
Aku meratap pada pusara imajinasi
Tempat akal sehatmu dikuburkan
Kata fitnah dan tuduhanmu
Tertulis di kayu salib
Demi membela perempuan
Yang membohongi bangsamu

Kuharap engkau berjiwa besar
Berdiri di depan berjuta anak bangsa
Lalu teriakkan pertobatan
Berlutut di tanah kita
Yang sedang menangisi Palu Donggala
Dan katakan: Aku sesal!
Atas kebodohan yang telah ditebarkan

Agust G Thuru
Denpasar 5 Oktober 2018