Home Berita Sekilas Tentang Nggela Sebagai Kampung Tujuh Hukum Adat Dasar

Sekilas Tentang Nggela Sebagai Kampung Tujuh Hukum Adat Dasar

653
0

Focus Indonesia News – Dirangkum Redaksi dari sejumlah sumber, Kampung Nggela berada dalam Wilayah Kecamatan Wolojita Kabupaten Ende.

Dari sisi Utara Nggela berbatasan dengan Desa Pora, batasan Selatan dengan Laut Sawu, Timur dengan Wologai dan bagian Barat dengan Desa Nuamulu.

Jumlah Penduduknya mendekati 2000 jiwa dengan mata pencarian bertani dan berternak. Sedangkan kaum wanita Nggela dikenal sebagai Penenun handal yang lihai menenun tenunan ikat motif-motif terbaik dari daerah Ende Lio, Flores.

Diketahui sepanjang tahun kegiatan upacara adat dilaksanakan di Nggela terkecuali pada Bulan Agustus dan September.

Bagi Wisatawan yang berkunjung ke Danau Tiga Warna Kelimutu Kabupaten Ende, jarak tempuh menuju Nggela tidak seberapa jauh, sebab bisa dijangkau dengan berjalan kaki ataupun dengan  kendaraan roda dua.

Kampung Nggela dikenal sebagai salah satu Kampung Adat di wilayah Kabupaten Ende yang sangat kaya dengan adat budaya dan juga potensi seni budaya daerah yang dilestarikan dan dipertahankan oleh warga masyarakatnya.

Nggela juga adalah Kampung Megalitikum bernilai sejarah sangat tinggi.

Nggela adalah Desa Kampung Adat yang mempunyai keunikan tersendiri dalam tata krama serta upacara – upacara adatnya sepanjang setahun.

Situs bangunan rumah adat sebagai tempat melaksanakan upacara seremoni diapiti bangunan kubur para leluhur sebagai mesbah upacara persembahan kepada para leluhur dan bentangan seni ruang untuk pertemuaan khusus bagi para tetua adat, pemangku adat (mosalaki) menjadi salah satu ciri kuat Kampung Tradisional Nggela.

Nggela dikenal sebagai daerah yang memiliki Nepe-Naga (Nepe lima rua, Naga sa’o ria)

Nepe Lima Rua adalah tujuh Hukum Dasar Adat untuk mengatur kehidupan masyarakat dan kehidupan kampung, seperti upacara perkawinan adat, upacara pemakaman jenazah Mosalaki Pu’u (Kepala Kampung), upacara pemujaan atau penghormatan bagi para leluhur dan benda-benda secara sakral, upacara penerimaan tamu, upacara sermoni, peradilan adat.

Nggela adalah Kampung Tradisional yang terlestari dan dijaga kokoh, namun musibah itu datang seperti pencuri di tengah malam. Nggela disapu jago merah 29 oktober 2018. Membangun kembali Nggela adalah harapan utama dan tugas peradaban masa kini untuk tidak lenyap ditelan kemajuan zaman. (Red/)