Home Berita Pengadaan Sound System DPRD Lembata Diduga Bermasalah Ratusan Juta

Pengadaan Sound System DPRD Lembata Diduga Bermasalah Ratusan Juta

815
0

Focus Indonesia News – Pengadaan Sound System Tahun 2016 untuk ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Sekretariat Dewan Kabupaten Lembata diduga menyisakan kecurigaan bahkan diduga bermasalah. Pasalnya barang yang datang tidak sesuai dengan spesifikasi.

Pasalnya sekitar Rp. 300.000.000 (Tiga Ratus Juta Rupiah) terindikasi atau diduga sebagai nilai kerugian negara.

Dihubungi redaksi Focus Indonesia melalui wawancara telepon (16/10/2018) Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Ferdinandus Koda dalam keterangannya kepada redaksi mengungkapkan, terkait dugaan masalah, dirinya pernah didatangi tipikor dan kerugian negara yang disangka berkisar sekitar tiga ratusan juta rupiah, namun lebih jelasnya seperti apa, Ferdinandus Koda mengatakan bukan tupoksinya karena sudah terkait dugaan dan ataupun indikasi tidak sesuai spesifikasi.

“Kalau saya ikuti memang ada soal sih. Saya didatangi oleh Tipikor, saya memberikan keterangan apa adanya bahwa lelang itu dilakukan oleh pihak sekretariat dewan dan kontraktor peserta lelang. Terakhir saya dengar bahwa kerugian negara diduga tiga ratus juta rupiah, tetapi saya tidak tau lagi selanjutnya seperti apa”, tegas Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Ferdinandus Koda.

Konfirmasi redaksi (16/10/2018) Sekwan DPRD Kabupaten Lembata, Burhanuddin melalui telepon 082-114-544-XXX, beberapa kali panggilan masuk belum diangkat. Redaksi sudah mengirim pesan perkenalan untuk wawancara konfirmasi. (tim/red/)