Home Berita Gubernur NTT Viktor Laiskodat Akan Buka Pelatihan Berantas TPPO

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Akan Buka Pelatihan Berantas TPPO

153
0

Focus Indonesia News – Dipastikan Tanggal 14 Oktober 2018 akan diadakan Dialog Publik yang melibatkan Kementerian, Lembaga Daerah, Tokoh Masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat serta Insan Pers untuk memperkenalkan Pendekatan berbasis HAM dalam memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang. Waktu dan tempat akan diberitakan.

Diterima redaksi media ini, (11/10/2018) melalui Siaran Pers tertanggal 10 Oktober 2018, PADMA Indonesia menerangkan Wakil Indonesia untuk Komisi HAM Antar-Pemerintah ASEAN (AICHR) memberi perhatian kepada Nusa Tenggara Timur dalam Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Berkaitan dengan hal ini, Gubernur NTT Viktor Laiskodat pada 15 Oktober 2018 akan membuka acara pelatihan bagi Aparat Penegak Hukum dari Polres dan Polda dari wilayah se-NTT sehubungan dengan Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelatihan tersebut dilakukan mengingat Perdagangan Orang di Nusa Tenggara Timur telah  menjadi perhatian ASEAN. Berikutnya, AICHR ASEAN berupaya mendrong NTT untuk menadi percontohan dalam perang terhadap Perdagangan Manusia.

“IOM berkomitmen terus mendukung upaya pemerintah NTT dan Kepolisian dalam memberantas TPPO. Kami memandang perlunya pelibatan dan penguatan kerjasama dengan berbagai pihak untuk memerangi TPPO. Dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT merupakan modal penting dalam penuntasan kasus-kasus TPPO di NTT,” demikian dikutip penegasan Among Pundhi Resi dari IOM, kutip Siaran Pers.

Dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun, Indonesia tidak hanya menjadi negara pengirim korban dan tempat transit, tetapi juga menjadi negara tujuan bagi pelaku perdagangan orang untuk memperdagangkan para korban dari luar Indonesia.

(Sumber: PADMA / info / dinnawisnu@gmail.com / Red)