Home Berita Diduga Rujab Unsur Pimpinan DPRD Lembata Tidak Ditempati Namun Tetap Dibayar

Diduga Rujab Unsur Pimpinan DPRD Lembata Tidak Ditempati Namun Tetap Dibayar

388
0

LarantukaNEWS, Focus Indonesia – Santer disebut salah satu rumah Dinas dari unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Lembata, Provinsi NTT tidak ditempati oknum penjabat, namun aliran pembiayaan untuk rujab, seperti biaya uang makan minum, kebutuhan rumah dinas, setiap bulannya tetap dibayar dengan angka bisa mencapai sekitar Dua Puluhan Juta Rupiah.

Dihimpun Focus Indonesia (16/10/2018), unsur-unsur terkait di Kabupaten Lembata menjawab pertanyaan wawancara redaksi media ini terkait rujab tidak ditempati namun tetap dibayar. Berikut petikan informasi dirangkum redaksi.

Menurut Kabag Keuangan Setwan Kabupaten Lembata, Ani Ujan (16/10/2018) wawancara telepon, dirinya tidak mengetahui betul apakah rujab salah satu unsur pimpinan tidak ditempati, namun jika terkait pembayaran, kata dia, pembayarannya berjalan normal, dibayar.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Ferdinandus Koda, dikutip redaksi, melalui wawancara per telepon (16/10/2018) dalam keterangannya menyatakan tidak mengetahui persis terkait desas-dasus rujab tidak ditempati, namun selaku Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Ferdinandus Koda memastikan khusus untuk dirinya sebagai Ketua DPRD, rumah dinas ditempati sesuai ketentuan.

“Untuk saya sebagai Ketua DPRD saya pastikan saya tempati rumah dinas. Bisa uji petik lapangan, sebab saya betul- betul menempati. Tetapi tentang yang lain, saya kurang perhatikan”, ungkap Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Ferdinandus Koda.

Dihubungi pada hari yang sama, salah satu Wakil Ketua DPRD Lembata, Paul Dolu, menjawab singkat.

“Ngga’, saya tempati ko”, kata Wakil Ketua DPRD Lembata, Paul Dolu. (red/)