Home Sastra Catatan di Kota Solo

Catatan di Kota Solo

251
0
Solo
Foto: http://surakarta.go.id/?p=6121

Di kota ini matahari melahirkan abdi
Dari rahim yang sederhana
Ia tumbuh dan menjadi dewasa
Dengan cahaya kesederhanaan
Yang tak pudar oleh tawaran kenikmatan
Ia tetap sederhana dan bercahaya
Memancar pada seluruh tanah pertiwi

Jejak telapaknya terlukis di kota ini
Setelah mata hati rakyat
Membidik jantung hatinya
Ia menjadi bulan penawar harapan
Rakyat yang selalu jujur pada hati nurani
Mencari nahkoda yang tangguh dan jujur
Agar kapal yang dikemudinya
Berlayar pada badai dan taufan
Dan sampai ke tepian yang tenang

Tetes air mata rakyat masih terasa
Meniris tipis dari langit kota ini
Ketika perpisahan harus terjadi
Dan mereka kehilangan bulan putih
Yang harus menapak jalanan ibukota
Dalam doa-doa penyerahan
Penuh dengan seribu bait harapan

Kini bulan bercahaya di negeri Indonesia
Di saat tilem atau purnama
Ia telah menjadi abdi untuk bangsa
Tetap dalam caranya yang sederhana
Namun semakin menawarkan harapan
Esok kita akan berubah lebih beradab

Kota Solo menoreh kisah sejarah
Rahim sederhana yang melahirkan
Abdi yang tetap bersahaja
Tidak berkuasa tetapi melayani
Diam tetapi penuh semangat bekerja
Dicaci maki dan difitnah tetapi mencintai
Di kota ini presidenku menulis pasti
Jalan hidup pengabdiannya
Terima kasih presiden Joko Widodo

Solo, 23 Oktober 2018