Home Berita Agustina Sebut Mata Air Lowo Bara Wolomage Ende Butuh Sentuhan

Agustina Sebut Mata Air Lowo Bara Wolomage Ende Butuh Sentuhan

790
0
Kader Nasdem Ende Dapil IV, Agustina Diro
Kader Nasdem Ende Dapil IV, Agustina Diro

Focus Indonesia News – Kader Partai Nasdem Kabupaten Ende (Flores) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Agustina Diro turun bertemu langsung sejumlah elemen masyarakat Desa Wolomage Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende, Flores  (2/10/2018).

Dikabarkan sebelumnya, sejak tahun 1969 Desa Wolomage Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende dililit krisis air minum bersih.

Foto lokasi dan sumber mata air alternativ, mata air Lowo Bara :

Pantauan redaksi, setelah berbincang-bincang dengan warga perkampungan Wolomage, Agustina Diro langsung menuju lokasi sumber mata air dengan berjalan kaki sejauh dua kilometer lebih melewati bukit terjal dan mengambil sejumlah foto lapangan titik air bersih yang menurut warga setempat adalah satu-satunya harapan sumber mata air yang dapat mencukupi kebutuhan mereka, jika bisa ditangani dengan bantuan peralatan mesin penghisap air ataupun teknologi tepat guna lainnya.

Menurut Agustina Diro yang adalah juga Calon Anggota DPRD perutusan Nasdem Kabupaten Ende, Daerah Pemiilihan IV, berdasarkan data lapangan yang dirangkumnya, sumber mata air yang sangat menjanjikan untuk pemenuhan air bersih bagi warga Desa Wolomage Kecamatan adalah dari titik mata air Lowo Bara.

Ditambahkan, sesungguhnya ada tiga titik mata air yang saat ini diguna warga Desa Wolomage, yakni Leda Bibi, Melo dan Oto Leke namun dari ketiganya sangat tidak memenuhi kebutuhan warga sebab debit air dari ketiga sumber ini sangat kecil, bahkan salah satu di antaranya yakni mata air Melo dipastikan sudah kering.

Sebaliknya, tambah dia, meski letaknya sekitar dua kilometer dari wilayah permukiman dengan topografi terjal, titik mata air Lowo Bara merupakan satu-satunya solusi tepat yang memiliki debit air sangat besar dan juga airnya sangat bersih serta diyakini bisa mencukupi kebutuhan bagi Desa Wolomage Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Ironisnya, mata air yang satu ini atau titik mata air Lowo Bara belum dioptimalkan dengan strategi pembangunan dan ataupun bantuan teknologi tepat guna untuk dapat melayani kebutuhan warga masyarakat setempat.

“Iya benar Desa ini sangat krisis air selama puluhan tahun. Dari data saya ketika turun ke lapangan, sebenarnya ada sumber mata air yang sangat menjanjikan, namun itu belum diimbangi dengan jawaban terobosan pembangunan. Sehingga hal ini yang seharusnya menjadi perhatian untuk bisa ditangani. Kita berharap pihak-pihak terkait menjawab kebutuhan air minum bersih masyarakat sebab ini soal prioritas kehidupan warga”, ungkap kader Nasdem Ende, Agustina Diro.

Desa Wolomage Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende (Flores) terdiri dari tiga dusun dengan jumlah Keluarga sebanyak 147 Keluarga, atau sekitar 500 jiwa yang bermukim di wilayah Desa Wolomage, Ende.

Komoditi pertanian Desa Wolomage Ende berasal dari pertanian kemiri dan kopi. Pantauan redaksi, kesulitan paling utama yang dialami warga Desa Wolomage adalah persoalan air bersih. Sementara Puskesmas, Kantor Desa dan juga Sekolah Dasar juga ditimpa kesulitan yang sama, sehingga MCK di masing-masing kantor maupun sekolah nampak tidak terawat bahkan tidak ditunjang pasokan air.

Warga Desa Wolomage Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende berharap bantuan peralatan teknologi bisa menjadi perhatian serius para pihak terkait di berbagai tingkatan terhadap permasalahan air bersih yang melilit warga perkampungan Desa Wolomage, Ende. (Red/)

Foto Kondisi dan sumber mata air menjanjikan Desa Wolomage Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende, Flores-NTT: