Home Nasehat Pernikahan Rambu Pernikahan: You are My Number One (Edisi XXV)

Rambu Pernikahan: You are My Number One (Edisi XXV)

94
0

Tahukah Anda, bahwa penyebab utama ketidakharmonisan dan ketidakbahagiaan dalam pernikahan adalah ”rasa menyesal” bahwa Anda telah hidup bersama pasanganmu, dan ”ketidaktegasan sikapmu” dalam mengambil keputusan, sehingga kebersamaanmu terasa hampa, dan tidak lebih dari hanya menjaga status… dan perlahan namun pasti, kebahagiaan akan lari menjauh darimu..

Bagi Anda yang merasa seperti itu, camkan ini baik-baik:

Pertama, bukankah dulu Anda sendiri berjanji akan menerima pasanganmu dengan segala kelebihan dan kekurangannnya? Kenapa sekarang setelah Anda tahu kekurangan dan kelemahannya Anda mulai menyesalinya dan tidak mau menerimanya? Kalau begitu Anda bukan orang baik karena Anda mengingkari janji-janjimu itu dan Andalah yang lebih pantas disesali oleh pasanganmu karena ketidakbaikanmu itu. So… Saat Anda menyesali pasanganmu, sebenarnya pasanganmu lebih menyesali dirimu.

Kedua, kenapa Anda selalu fokus pada kekurangan pasanganmu dan tidak fokus pada kelebihan-kelebihannya? Kenapa Anda tidak melihat niat baik dan kesungguhan hatinya yang rela dan siap menghabiskan sisa umurnya bersamamu? Anda berpikir Anda tidak punya kekurangan? Coba lihat dan jujur dengan dirimu… Mungkin kekuranganmu jauh lebih banyak dari kekurangan pasanganmu, bukankah engkau pun mau pasanganmu lebih melihat pada kelebihanmu daripada fokus pada kekuranganmu?

Ketiga, kenapa Anda selalu menuntut dan memaksa pasanganmu menjadi seperti yang Anda inginkan? Bukankah setiap orang memiliki latar belakang, pendidikan dan pengalaman yang berbeda-beda? Kenapa Anda tidak menghargai perbedaan itu? Bukankah perbedaan adalah rahmat? Coba Anda pikirkan, bisakah Anda membangun rumah yg bagus dan kuat hanya dari satu bahan yg sama? Bukankah rumah yang bagus dan kuat dibangun dari berbagai macam perbedaan antara kayu dan batu, kaca dan tembok, lantai dan genteng?
Begitu pun dalam membangun rumah tangga, Anda butuh perbedaan itu dan tempatkan hal-hal yang berbeda itu pada tempatnya yang tepat.

Saadarlah… Tidak ada pribadi yang sempurna dan tidak ada keluarga yang sempurna. Kalau Anda merasa bahwa pasanganmu punya kelebihan dan kekurangan yang sama seperti dirimu, kenapa Anda tidak bisa menerima dia apa adanya???
Rendah hatilah dan tegaskan hatimu untuk menerima semuanya, saling memaafkan dan hiduplah lebih tenang, bahagia dan mesra, daripada kalian hidup bersama tapi yang satu tak bahagia dan yang lain tersiksa, hanya karena permasalahan yang sebenarnya masih bisa diselesaikan.
Jangan sia-siakan waktumu yang sebentar di dunia ini, karena kepicikan dan kekurang dewasaanmu dalam bersikap…
lebih bijaklah…
lebih sabarlah…
dan lebih tegaslah untuk kebaikan hidupmu. Jangan lagi bersikap seperti orang bodoh yang mau di kendalikan oleh rasa egois, picik, sensitive/mudah tersinggung, dan pemarah…

Peluklah pasanganmu dan katakan…
*”…you are my everything..”*

So sweet…..😍
Semoga bermanfaat…