Home Nasehat Pernikahan Rambu Pernikahan: Penyatuan Dua Insan Tak-Sempurna (Edisi XXII)

Rambu Pernikahan: Penyatuan Dua Insan Tak-Sempurna (Edisi XXII)

317
0
Ilustrasi: http://wow.tribunnews.com

Pernikahan adalah penyatuan dua insan yang tak sempurna dalam segala kondisi yang penuh ketidaksempurnaan.

Seorang pria bertekad mencari seorang wanita sempurna untuk dinikahi. Hingga usia lanjut, dia tidak menemukannya. Ketika ditanya apakah dia pernah bertemu wanita yang menurutnya sempurna? Dia menganggukkan kepala, lalu berkata, “Sayangnya, dia mencari seorang pria sempurna.”

Mungkinkah menemukan seorang pria sempurna?
Ada yang pintar, tapi jelek
Ada yang ganteng, tapi miskin
Ada yang kaya, tapi hidung belang
Ada yang alim, tapi malas
Ada yang rajin, tapi tidak romantis
Ada yang romantis, tapi tidak bisa dipercaya
Ada yang bisa dipercaya, tapi aduh, begonya minta ampun
Dan yang pintar,… (kembali ke atas)

Bagaimana dengan wanita? Mungkinkah menemukan wanita yang sempurna?
Ada yang cantik, tapi tak bisa masak
Ada yang pandai masak, tapi tidak lemah-lembut
Ada yang lemah-lembut, tapi tak punya pendirian
Ada yang tegas, tapi tidak feminim
Ada yang feminim, tapi pemboros
Ada yang hemat, tapi tidak fashionable
Ada yang fashionable, tapi tak bisa dipercaya,
Ada yang bisa dipercaya, tapi tidak cantik,
Dan yang cantik, tidak… (kembali ke atas)

Setiap insan yang mengarungi lautan pernikahan mestinya paham bahwa pasangannya tidak sempurna, demikian pun dirinya sendiri. Keadaan ini tetap akan demikian, entah siapa pun yang Anda nikahi. Pernikahan mana pun merupakan persatuan antara dua insan yang tak sempurna. Fakta ini harus terus disadari. Dengan demikian akan muncul niat tulus untuk saling menerima dan memahami ketaksempurnaan masing-masing pihak.

Ucapan “Saya bersedia” yang hanya butuh kurang lebih sepuluh detik untuk mengatakannya, akan diikuti oleh sepuluh tahun keraguan mengenai “Bersediakah saya?”

Semoga bermanfaat….

Oleh: Mans Watun, Cssr