Home Nasehat Pernikahan Rambu Pernikahan: KEKECEWAAN (Edisi XXIII)

Rambu Pernikahan: KEKECEWAAN (Edisi XXIII)

74
0
Ilustrasi: https://www.hipwee.com

Dalam perkawinan, beban berat yang membuat Anda jatuh berulang-ulang adalah kekecewaan. Anda masuk ke dalam bahtera perkawinan dengan pelbagai khayalan dan mimpi indah. Seiring berlalunya waktu, topeng-topeng kepribadian semasa pacaran terlepas dari wajah Anda berdua. Itulah kenyataan yang pasti dan seharusnya terjadi. Berhadapan dengan itu, Anda merasa pasangan Anda sudah berubah; dia tidak seperti yang dulu lagi. Anda kecewa dan berusaha mengubahnya, tapi tidak bisa. Sebenarnya justru inilah saat Anda menapaki hidup perkawinan YANG SESUNGGUHNYA. Inilah saat Anda hidup menginjak tanah, bukan lagi melayang di awan mimpi. Anda ditantang untuk berani mencintai pasangan Anda apa adanya.
Jadikan kekecewaan ini kebebasan akan kelekatan dari mimpi dan khayalan yang tak nyata. Jadikan kekecewaan ini sebagai jalan bagi cinta yang lebih tegar, yang dilandasi dengan pengenalan diri satu sama lain apa adanya.

INGAT…!!! Cinta hanyalah sebuah perasaan yang bisa berubah-ubah mengikuti waktu dan keadaan.
Jika orang yang sangat kamu cintai mengecewakanmu, bersabarlah menunggu sebentar. Biarlah waktu membersihkannya. Setelah mengendap, maka rasa pahit pun akan perlahan hilang.
Jangan terlalu berharap mengharapkan keindahan cinta dan jangan juga berlebihan terlarut dalam sedihnya patah hati dan kekecewaan.
Suatu saat Anda akan bersyukur boleh mengalaminya.
Hidup selalu berubah saudaraku…
Life must go on…

Semoga bermanfaat…

Oleh: Mans Watun, Cssr