Home Berita PMII Kupang Gelar Muspimcab, Bergerak Atau Tergilas Zaman

PMII Kupang Gelar Muspimcab, Bergerak Atau Tergilas Zaman

368
0

Focus Indonesia News – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kupang menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) di sekretariat PC PMII Kupang pada hari Rabu (12/09/2018).

Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) yang diselenggarakan oleh PC PMII Kupang mengusung tema: Pemerataan Pembangunan Demi Kedaulatan, Gagasan PMII Untuk NTT.

Dalam sambutannya Ketua Umum PMII Kupang, Hasnu Ibrahim menyampaikan, Musyawah Pimpinan Cabang (MUSPIMCAB) merupakan jenis permusyawatan tertinggi pada tingkat cabang setelah Konferensi Cabang (Konfercab).

Musyawarah Pimpinan Cabang yang diadakan oleh PC PMII Kupang merupakan bentuk keseriusan BPH PC PMII Kupang dalam menjalankan AD/ART PMII.

Menurut Hasnu, MUSPIMCAB yang diadakan oleh PMII Kupang menghadirkan Badan Pengurus Harian Cabang (BPH), Lembaga Semi Otonom Korps PMII Puteri (KOPRI) dan Para Ketua Komisyariat di bawah naungan PC PMII Kupang.

Sementara maksud dan tujuan dari MUSPIMCAB PMII yakni BPH PC PMII Kupang akan mengevaluasi program kerja selama 90 hari sejak pelantikan baik yang sudah terealisasi maupun yang belum terealisasi, tutur Hasnu.

Ditambahkan, Tema Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) PMII pada hari ini cukup luas dan kritis sebab yang harus dilakukan oleh PMII Kupang bukan sekedar mengurus internal kaderisasi, melainkan PMII memiliki andil untuk bagaimana sebagai pelopor dan penggerak dari setiap perubahan dan dinamika yang berlangsung. Sehingga BPH PC PMII Kupang mengangkat tema MUSPIMCAB: “Pemeratan Pembangunan Demi Kedaulatan, Gagasan PMII untuk NTT”.

Selama ini eksistensi PMII selama 90 hari semenjak saya dilantik sudah begitu banyak program yang memang bersentuhan dengan lingkungan sosial masyarakat, baik aksi sosial berupa penggalangan dana, Ajangsana ke panti asuhan, pernyataan sikap terkait dengan dinamika yang berkembang di tengah masyarakat agar tetap dijaga kondusifitas dan efektifitas hubungan lintas iman dan lintas agama, lebih khusus PMII Kupang yang bergerak di kawasan timur Indonesia, kata Ketua Umum PMII Kupang, Hasnu Ibrahim.

Kedepannya, PMII harus betul-betul berada di tengah masyarakat untuk melakukan pendampingan dan advokasi berbagai macam persoalan masyarakat Nusa Tenggara Timur umumnya dan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang khususnya.

Pasalnya, satu hari sebelum mengadakan Muspimcab, PMII Kupang telah menyampaikan pernyataan sikap terkait Human Trafficking yang dikampenyekan oleh Viktor Bung Tilu Laiskodat selaku Gubernur NTT, dan Sikap PMII mendukung Kapolda NTT untuk mengaktifkan kembali satgas human trafficking.

Jika Diperlukan, Maka PMII bersedia untuk menjadi tim sosialisasi untuk mengkampenyekan iming-iming dari para pelaku kejahatan kemanusian yang meresahkan rakyat NTT saat ini.

Adapun Keputusan Hasil Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) PC PMII Kupang sebagai berikut:

1. Laporan pertanggung jawaban selama 3 bulan dinyatakan diterima oleh BPH PC PMII Kupang dan Para Ketua Komisyariat PMII Kupang

2. PC PMII Kupang akan membentuk lembaga sayap PMII yang diberi nama: Lembaga Advokasi Pengembangan Anak Rakyat (LAPAR) sebagai intelegen PMII dalam pendampingan terhadap masyarakat dan advokasi masalah yang berkembang di tengah masyarakat.

3. PC PMII Kupang akan melaksanakan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) pada bulan November 2018 yang menghadirkan 11 Pengurus Cabang Region Bali dan Nusra.

4. PMII akan selalu konsisten sebagai organisasi mahasiswa Islam Indonesia yang memiliki tugas untuk tetap setiap terhadap NKRI dan tetap mengkampanyekan Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila.

5. Sebagai organisasi kader, PMII memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mendidik, membina, dan menggembleng para kadernya untuk menjadi pribadi yang ulul albab dengan senantiasa berjiwa optimis transendental, berpikir kritis dan bersikap dialektis atas relasi Tuhan-Manusia-Alam agar kehadiran PMII memberikan rahmat. (Sumber: puskominfo pmii kupang – Red/)