Home Berita Pasca Inna Silestyowati Bupati Jombang Penjara 3,6 Tahun

Pasca Inna Silestyowati Bupati Jombang Penjara 3,6 Tahun

447
0

Focus Indonesia News – Tertangkap Tangan (OTT) Terdakwa Nyono Suharli Wihandoko selaku Bupati Jombang Periode 2013 – 2018 atas Kasus Korupsi Suap resmi dijatuhi Pidana Penjara 3 Tahun 6 Bulan.

Dikutip media ini, Terdakwa dijatuhi Hukuman dalam Sidang Pengadilan Tipikor Surabaya (4/8/2018) oleh Majelis Hakim Ketua Hakim H.R. Unggul Warso Murti. Semula Tuntutan JPU KPK 8 Tahun, karena itu dipastikan JPU KPK akan melakukan upaya Banding melalui Pengadilan Tipikor, Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

Terdakwa dinyatakan terbukti menerima uang dari Inna Silestyowati yang sebelumnya sudah divonis 2.6 Thn penjara atau selaku Sekretaris sekaligus Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupatena Jombang sejak Desember 2016 hingga 2017 sebesar Rp1.220 milliar.

Majelis Hakim menyatakan total uang yang diterima Terdakwa Nyono Suharli Wihandoko pada Tahun 2017 sebesar Rp1.220.000.000 terkait Pengangkatan Jabatan Inna Silestyowati dari Dokter Biasa menjadi Kepala Puskesmas.

Berikutnya Inna Silestyowati menjadi Sekrtaris sekaligus Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Pasalnya, masih banyak Dokter di Puskesmas atau Kepala Puskesmas di Kabupaten Jombang yang jauh lebih senior dari Inna Silestyowati yang lebih layak menduduki jabatan Kepala Puskesmas apalagi Kepala Dinas Kesehatan.

Selain itu, Terdakwa bersama Inna Silestyowati menerima uang selama Tahun 2017 dari Pengangkatan Pengawai Honor di Pos Kesehatan Puskesmas, berikutnya penerimaan uang dari hasil Pemotongan Jasa Kapitasai (jasa pelayanan kesehatan) dan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah), bertempat di ruang kerja Inna Silestyowati.

Modus operandi, Inna Silestyowati menyampaikan bahwa setiap Puskesmas harus ada kontribusi dari anggaran Jasa Pelayanan Dana Kapitasi dari 34 Puskesmas di seluruh Kabupaten Jombang yang jumlahnya sebesar Rp72 juta per bulan (total keseluruhan sebesar Rp2.448.000.000). Uang tersebut akan diberikan kepada terdakwa, dengan rincian Inna Silestyowati akan memberikan sebesar Rp.50 juta, dan sisanya sejumlah Rp22 juta untuk biaya operasional Dinas Kesehatan. Dana operasional yang akan diserahkan kepada terdakwa yang bersumber dari Dana Kapitasi dimaksud, dikumpulkan pada Oisatin dengan kode “arisan”. setelah itu, Oisatin akan menyerahkan kepada diserahkan kepada Inna Silestyowati untuk selanjutnya diberikan kepada terdakwa

Terdakwa Nyono Suharli Wihandoko telah menerima uang dari Inna Silestyowati yang bersumber dari anggaran Jasa Pelayanan Dana Kapitasi keseluruhan sejumlah Rp.600 juta mulai Januari sampai Desember 2017.

“Yang dibacakan Majelis Hakim sama dengan dakwaan kita, tapi pasal yang dikenakan adalah pasal 11, menerima. Uang yang diterima Terdakwa dari Inna, agar terdakwa mengangkat Inna menjadi fungsional atau Kepala Dinas, kemudian dari Izin operasional RSIA milik dr.Subur Suprojo. Jadi bukan pemberian begitu saja. Materi yang kita sampaikan dalam tuntutan adalah berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan. Jadi kita akan laporkan dulu ke pimpinan,” kata JPU KPK.

Sebagaimana dilansir mitra redaksi media ini (Berita Korupsi.Co) Tertangkap Tangan (OTT) Terdakwa Nyono Suharli Wihandoko Bupati Jombang non aktif periode 2013 – 2018 atas Kasus Korupsi Suap, fakta persidangan membeberkan rangkaian perbuatan dan modus operandi pelaku dan terbukti sah telah berbuat melawan hukum dijatuhi Pidana Penjara 3 Tahun 6 Bulan. (BK/JNN/LN/FI/Red/)