Home Berita Tantangan PLKB Binaan Kecamatan Ende Utara Dan Harapan Solusi

Tantangan PLKB Binaan Kecamatan Ende Utara Dan Harapan Solusi

388
0

Focus Indonesia News – Sedikitnya ditemukan dua kandala dan tantangan yang dihadapi Petugas Penyuluh Keluarga Berencana Kabupaten Ende Wilayah Binaan Kecamatan Ende Utara, Flores-Nusa Tenggara Timur dalam tugas lapangan Penyuluhan kepada Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja setempat.

Dihimpun Redaksi (14/9/2018), Penyuluh Keluarga Berencana Mahir untuk wilayah binaan Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende, Antonius Sabinus Susanto Da Silva mengungkapkan sedikitnya terdapat dua kandala yang dihadapinya selaku Petugas PLKB di lapangan, yakni kesadaran vasektomi pria dan pelayanan steril bagi kaum ibu.

Diungkapkan, Pasangan Usia Subur (PUS) dalam pengambilan keputusan guna mengikuti program vasektomi pria dan juga pelayanan steril bagi kaum ibu, ada yang memutuskan mengikuti program pada saat prosses konseling dan perawatan di rumah sakit, namun sebagian besar lainnya justeru diputuskan pada masa pasca partus atau diluar siklus konseling rumah sakit.

Terhadap kondisi seperti ini dampaknya, kata dia, terjadi kesulitan bagi petugas dalam pelayanan program sebab pelaksanaan dan tindak lanjutnya pun mengacu sesuai skema program, maka harus menunggu pemenuhan project termasuk terkait jumlah pasangan usia subur yang dalam prakteknya diharapkan minimal lima pasangan usia subur bersedia baru diproses untuk dilayani.

Terhadap kondisi seperti ini, tambah Da Silva, sangat diharapkan langkah terobosan jemput bola, di antaranya dengan menyiapkan tenaga-tenaga Dokter ahli di daerah kabupaten. Selama ini dalam prakteknya, tenaga Dokter Ahli berada di tingkat provinsi saja, akibatnya Pasangan Usia Subur harus menunggu tenggang waktu begitu lama untuk bisa dilayani.

Belum lagi data menunjukan begitu banyak pasangan usia subur yang wilayah tinggalnya berada jauh dari basis perkotaan atau bermukim di daerah-daerah pedalaman. (Red/)