Home Berita Dukung Marianus Sae Justice Collaborator, Sejumlah Elemen Datangi KPK

Dukung Marianus Sae Justice Collaborator, Sejumlah Elemen Datangi KPK

1377
0

Focus Indonesia News – Sejumlah elemen kritis dan anti korupsi asal Nusa Tenggara Timur di antaranya Amman Flobamora, Roy Watu, Kommas Ngada, Yoseph Godho serta Formadda NTT menyambangi Komisi Pemberantas Korupsi RI di Jakarta (12/9/2018) menyampaikan secara langsung dukungan mereka kepada Bupati Ngada non aktif Marianus Sae yang menawarkan diri kepada KPK guna menjadi Justice Collaborator terhadap kasus-kasus korupsi di Kabupaten Ngada, Flores-NTT.

Kepada media di Jakarta (12/9/2018), Amman Flobamora, Roy Watu, Kommas Ngada, Yoseph Godho serta Formadda NTT menyampaikan pernyataan Pers resmi terkait aksi mendatangi langsung KPK RI. Berikut siaran Pers yang diterima redaksi (12/9/2018).

Siaran Pers Bersama
AMMAN FLOBAMORA-KOMMAS NGADA – FORMADDA

Dalam rangka Audiensi dengan Komisioner KPK RI terkait Tuntutan Jaksa Tipikor terhadap terdakwa, Bupati Ngada non aktif, Marianus Sae serta mendukung Pengajuan dirinya sebagai Justice Collaborator. Rabu 12 Sep 2018

Bahwa kami organ gerakan masyarakat sipil yang tergabung dalam 3 ormas pergerakan tersebut di atas:

1) Memberi dukungan kepada KPK RI guna menuntaskan seluruh kasus Korupsi di Kabupaten Ngada maupun Propinsi NTT secara total.

2) Mendesak agar menyeret semua pihak yang namanya disebut-sebut dalam persidangan Marianus Sae yakni: Anggota DPRD NGADA, Kepala Dinas dan ASN, Kontraktor dan para pengepul fee proyek.

3) Meminta KPK lebih jauh masuk dan mendalami laporan masyarakat terkait dugaan Korupsi di Kabupaten Ngada antara lain:

Masalah Dana Desa, Alokasi Dana Desa, skandal Dana Sisa Pilkada 2009, raibnya Uang Pemda Ngada di Bank NTT, skandal Pemindahan Uang Daerah oleh oknum PNS ke Koperasi Pintu Air, skandal hilangnya uang dari Brankas Daerah, dugaan skandal Program PERAK dalam tragedi terbakarnya Kantor Dinas P3, Pengerjaan milyaran Jembatan Alolonggo di wilayah Kecamatan Riung-Ngada serta IUP kepada PT Laki Tangguh, berikutnya dugaan pembengkakan anggaran Pembangunan Gedung DPRD Ngada, dugaan Penyelewengan Dana Bansos kepada pihak-pihak yang tidak kompeten serta tindakan Korupsi lainnya yang dapat diselidiki sesuai wewenang dan kompetensi KPK RI.

Dikutip Redaksi, sejumlah elemen menyertakan secara terbuka nomor contak mereka jika dibutuhkan untuk dihubungi, di antaranya Amman Flobamora, Kommas Ngada dan Formadda NTT, yakni CHR Roy Watu – Amman Flobamora: 0812-8167-1852, Yoseph Godho – Kommas Ngada: 0852-8029-1329, Formadda NTT 0812-4215-3474. (Red/)