Home Artikel ALLAH-nya Orang Kristen: SATU atau TIGA?

ALLAH-nya Orang Kristen: SATU atau TIGA?

207
0
Allah Tritunggal Mahakudus
Ilustrasi: http://www.sesawi.net

#inspirasi pagi#

Polemik tentang hakekat iman kristiani mulai muncul lagi karena ada ungkapan terbuka seorang non-Kristen tentang Trinitas. Saya kira, sebagai kesalahpahaman itu wajar, karena konsep Trinitas sendiri sejak awal mula juga selalu mendapat salah paham. Ini bukan hal yang baru. Tetapi apakah pernyataan terbuka itu bisa dipersepsikan sebagai ‘hate speech‘ atau ‘penghinaan agama lain’ itu urusan penegak hukum.

Dalam tulisan ini saya hanya ingin mengajak kita untuk merefleksikan, syukur bisa menjadi pengetahuan, makna utama di balik istilah Trinitas. Apakah orang Kristen percaya SATU atau TIGA ALLAH? Apa maksudnya SATU ALLAH dalam TIGA PRIBADI?

Untuk itu kita harus mundur jauh ke belakang, katakanlah jaman Konsili Konstantinopel (381). Saat itu dirumuskan syahadat iman atau credo (aku percaya) yang diakui sampai sekarang oleh seluruh gereja, baik katolik, ortodox maupun denominasi kristen lainnya. Itulah yang disebut Kredo Nicea-Konstantinopel.

Kalimat pertama mulai dengan kata-kata: AKU PERCAYA AKAN SATU ALLAH. Dasar dari seluruh iman Kristiani dibangun di atas pengakuan akan KEESAAN ALLAH-ALLAH YANG SATU. Kepercayaan Kristen memegang teguh dan mengakui…bahwa Allah adalah Esa menurut kodrat, substansi dan hakikat.

Darimana akar pengakuan ini? Kita mewarisi tradisi Yahudi dalam Alkitab Perjanjian Lama yang berbunyi: Dengarlah hai orang Israel. Tuhan itu Allah kita. Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu” (Ul 6:4-5).

Yesus sendiri mengulang hal yang sama dalam Injil Markus: “Jawab Yesus: Hukum yang terutama ialah: Dengarlah hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu ESA. Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu”. (Mar 12:29-30).

Dari dua sumber kitab suci ini kita bisa mengatakan dengan bangga bahwa orang Kristen percaya SATU ALLAH. Bukan TIGA.

Konsili Lateran IV tahun 1215 mengulang dengan tegas: Kami percaya dengan teguh dan mengakui dengan jujur bahwa ada hanya satu Allah yang benar, kekal, tidak terbatas dan tidak berubah, tidak dimengerti, mahakuasa dan tidak terkatakan yaitu Bapa, Putera dan Roh Kudus: meskipun tiga Pribadi, tetap satu hakikat, substansi atau kodrat yang sama sekali tak tersusun dari bagian-bagian.

Jadi, prinsip dasar yang harus dipegang orang Kristen, syukur juga diamini orang non Kristen: Orang Kristen percaya Allah yang Esa. Tidak ada tiga Allah dalam iman Kristen seperti sering disalahpahami.

Kesulitan biasanya muncul ketika bicara mengenai TIGA PRIBADI. Bagaimana memahami Allah sebagai BAPA dan PUTERA dan ROH KUDUS?

Asal usul tiga pribadi ini dari upacara pembaptisan yang merupakan tradisi tertua gereja. Disitu dikatakan: Aku membaptis engkau dalam NAMA Bapa-Putera dan Roh Kudus. Perhatikan istilah NAMA, bukan NAMA-NAMA. Artinya apa? Karena hanya ada SATU ALLAH yakni Bapa yang mahakuasa dan Putera-Nya yang tunggal dan Roh Kudus. Inilah yang disebut TRITUNGGAL MAHAKUDUS.

Masih bingung? Namanya juga misteri. Kali berikut kita lanjutkan refleksi tentang Bapa-Putera-Roh Kudus.

#mari mengopi dulu…☕