Home Berita Wisawatan Domestik Jatuh Jurang, Berikut Pers Release Polres Ngada

Wisawatan Domestik Jatuh Jurang, Berikut Pers Release Polres Ngada

1476
0
Kapolres Ngada, AKBP. Firman Affandy, SIK.
Kapolres Ngada, AKBP. Firman Affandy, SIK.

Ngada News – Diberitakan Wisawatan Domestik Jatuh Jurang dan ditemukan meninggal dunia, berikut Pers Release Polres Ngada diterima redaksi media ini (26/8/2018) langsung dari Kapolres Ngada, AKBP. Firman Affandy, SIK.

Pada Hari Minggu tanggal 26 Agustus 2018 sekitar jam 10.00 Wita telah terjadi kecelakaan jatuh ke jurang seorang perempuan di tempat wisata Bukit Watu Nariwowo, Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada atau yang biasa juga disebut dengan istilah Bukit Cinta yang beralamat di Kampung Lenazia, Desa Beja, Kec. Bajawa, Kab. Ngada yang mengakibatkan meninggal dunia dengan luka di sekujur tubuh korban.

Sekitar jam 09.00 wita korban dengan identitas nama Susiani Dewa Mailoa, umur 54 tahun, Pekerjaan : IRT, Agama : Budha, Alamat : Kenjeran 412, RT/RW : 001/014, Kel. Gading, Kec. Tambak Sari, Surabaya, Jawa Timur bersama dengan anak korban dengan identitas nama Wilson Nugroho Harkhono, Umur 25 tahun, Agama : Budha, Pekerjaan : Mahasiswa, Alamat : Kenjeran 412, RT/RW : 001/014, Kel. Gading, Kec. Tambak Sari, Surabaya, Jawa Timur dan seorang tour guide dengan identitas nama Leonardus Langga, Umur : 28 tahun, Agama : Katolik, Alamat : Jln. R.W. Monginsidi, Puunaka, RT/RW : 008/004, Kelurahan Tetandara, Kec. Ende Selatan, Kab. Ende hendak berangkat ke Kampung Adat Bena, namun sebelum berangkat, saudara Leonardus Langga menyarankan kepada Korban dan anak Korban untuk pergi ke tempat wisata bukit cinta karena menurut saudara Leonardus Langga bahwa pemandangan di bukit cinta itu indah dan belum banyak orang yang mengetahuinya.

Setelah sampai di Desa Beja tepatnya di Kampung Lenazia, saudara Leonardus Langga mengajak saudari Emirensiana Ngora, Umur 36 tahun, Agama Katolik, Pekerjaan Tani, Alamat RT 012, Kampung Lenazia, Desa Beja, Kec. Bajawa, Kab. Ngada untuk bersama- sama menuju tempat wisata bukit Watu Nariwowo, Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada atau cinta yang berjarak kurang lebih Satu Kilo Meter. Karena saudara Leonardus Langga serta Korban dan anaknya baru pertama kali mendatangi tempat wisata tersebut sehingga diminta bantuan mengantar dan menunjuk jalan.

Setelah sampai di tempat wisata lokasi bukit dimaksud, Korban dan anak Korban melakukan foto-foto dan selanjutnya berjalan mengitari tempat wisata bukit Watu Nariwowo, Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada atau Bukit Cinta. Pada saat itu Saudari Emirensiana Ngora sempat mengingatkan kepada Korban dan anak Korban untuk tidak melakukan foto-foto di tepi jurang namun dijawab oleh korban “ aman saja”.

Kemudian mereka melanjutkan mengitari lokasi tempat wisata bukit cinta dengan urut- urutan yang paling depan saudara Leonardus Langga kemudian disusul Korban lalu anak Korban dan saudara Emirensiana Ngora berada diurutan paling belakang. Sesampainya di TKP Korban tergelincir dan jatuh ke jurang.

Pada saat Korban tergelincir dan jatuh ke jurang, anak korban senpat berteriak “mama”. Pada saat itu juga saudara Leonardus Langga menoleh kebelakang dan melihat Korban sudah jatuh ke jurang sedangkan saudara Emirensiana Ngora tidak melihat kejadian tersebut karena berada pada jarak yang jauh sekitar 20 meter dari Korban.

Melihat Korban terjatuh ke jurang, saudara Leonardus Langga langsung mencari kearah jatuhnya Korban dengan cara mengikuti jejak Korban sampai pada akhirnya saudara Leonardus Langga menemukan Korban di jurang dengan jarak dari titik jatuh sekitar 800 meter.

Setelah Korban ditemukan, saudara Leonardus Langga meminta bantuan saudari Emirensiana Ngora untuk menyampaikan ke warga Kampung Lenazia bahwa ada orang jatuh di jurang dan selanjutnya menghubungi pihak Kepolisian untuk melakukan evakuasi terhadap jenasah Korban.

Mendapat informasi dari masyarakat, pihak Kepolisian Resor Ngada segera menuju TKP untuk melakukan evakuasi terhadap Korban dan selanjutnya dibawa menuju kamar jenasah RSUD Bajawa.

Catatan: Kondisi di tempat kejadian perkara merupakan padang dan daerah perbukitan yang curam, licin dan kondisi rumput-rumput yang tumbuh di tempat wisata bukit Watu Nariwowo, Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada menjadi kering akibat musim kemarau sehingga kemungkinan pada saat sampai di tempat kejadian perkara korban tidak memperhatikan dengan baik keadaan sekitar yang menyebabkan korban terpeleset dan jatuh ke jurang.

Anak Korban dengan dibantu oleh petugas Kepolisian sudah menghubungi keluarga Korban yang ada di Surabaya, Jawa Timur untuk membicarakan mengenai proses pemulangan jenasah ke Surabaya. Pihak Kepolisian mendatangi TKP, mengamankan TKP, melakukan olah TKP serta mengevakuasi Korban menuju RSUD Bajawa untuk dilakukan VER dengan dibantu oleh masyarakat yang bersama-sama dengan petugas Kepolisian ke TKP. (Sumber; Pers Release Polres Ngada // Red/)