Home Berita Wisatawan Jatuh Meninggal Dunia ‘Ini Keterangan Sementara Kadis Pariwisata Ngada

Wisatawan Jatuh Meninggal Dunia ‘Ini Keterangan Sementara Kadis Pariwisata Ngada

1657
0
Kadis Pariwisata Ngada, Todis Reo

Ngada News – Diberitakan korban adalah wisatawan domestik bernama Susiani Mailoa (perempuan) diperkirakan usia sekitar 55 tahun jatuh dari ketinggian sekitar 200 meter pada hari Minggu Tanggal 26 Agustus 2018 sekitar Pkl 9.30 wita, lokasi kejadian puncak Bukit Watu Nariwowo, Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan data dihimpun redaksi media ini (26/8/2018), korban beralamat rumah di Surabaya, Jalan Kenjeran Nomor 412 Surabaya, Jawa Timur.

Liputan redaksi di tempat musibah sekitar tiga puluh menit usai kejadian (26/8/2018) ratusan warga bersama tim penyelamat dan  regu Polri – TNI langsung tiba di lokasi kejadian sekitar 15 pasca musibah.

Regu penyelamat tiba di lokasi setelah mendapat kabar dari salah satu saksi utama kejadian (warga setempat), Emerensiana Ngora warga RT 12 Lenazia, Desa Beja-Langa, Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada yang diminta oleh korban bersama puteranya menunjuk jalan menuju ke titik puncak Bukit Watunariwowo, Ngada.

Mayat korban berhasil dievakuasi dalam waktu singkat dan langsung dibawa ke RSUD Kota Bajawa Kabupaten Ngada, Flores.

Ditemui redaksi media ini di RSUD Bajawa (26/8/2018), Kadis Pariwisata Kabupaten Ngada, Todis Reo menjawab keterangan Pers mengungkapkan Pemda Ngada dan segenap masyarakat Kabupaten Ngada, secara khusus Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada mengucapkan turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah yang berujung merenggut nyawa wisatawan domestik Ibu Susiani Mailoa di lokasi puncak Bukit Watunariwowo, Ngada.

Terkait lokasi wisata Bukit Watunariwowo, Kadis Pariwisata Ngada, Todis Reo menerangkan lokasi tersebut masih dalam foto potensi destinasi wisata di Ngada yang tengah dirancang untuk diperjuangkan guna mendapat dukungan pembangunan dan sarana prasarana sebagai titik destinasi wisata sesuai standart kebutuhan maupun keselamatan bagi para wisatawan.

“Bukit Watunariwowo di Langa belum dikelola resmi sebagai obyek wisata. Namun karena potensinya sangat tinggi dan dikenal luas, maka titik itu dibanjiri para pengunjung. Kejadian ini adalah duka kita semua dan merupakan musibah bersama. Doa kami semoga jiwa ibu Susiani beristirahat dalam damai di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan memperoleh kekuatan dan penghiburan. Saya belum bisa bicara banyak sebab lokasi tersebut secara kedudukan masih dalam proses perjuangan panjang atau sebagaimana harapan bersama”, tegas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada, Todis Reo.

Meski demikian, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada, Todis Reo menambahkan terhadap kejadian dan korban, pihak Dinas Pariwisata Ngada dalam hal ini Pemda Ngada bersama segenap unsur di daerah dipastikan mengurus segala urusan hingga kepulangan jenazah dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk pihak keluarga duka di Surabaya.

Dinas Pariwisata Ngada mengucap terima kasih kepada semua pihak yang telah berjasa mengevakuasi korban hingga tiba kamar jenasah RSUD Bajawa. Sejak beberapa menit pasca kejadian, kata Todis Reo, petugas dari Dinas Pariwisata Ngada juga langsung menuju lokasi kejadian musibah dan evakuasi bersama. Pihak Pemda Ngada saat ini tengah berkoordinasi intens dengan pihak keluarga untuk pemulangan jenasah korban yang rencananya besok terlaksana. (red/)