Home Berita Tetua Adat Gurusina Ngada Gelar Ritual Buang Sial “Se Zaki Zee”

Tetua Adat Gurusina Ngada Gelar Ritual Buang Sial “Se Zaki Zee”

1133
0

Ngada News – Sesuai tradisi adat Ngada, tragedy kobaran api dalam bencana kebakaran yang menghanguskan 27 rumah adat di perkampungan adat megalitikum Gurisina, Desa Watumanu, Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada, Pulau Flores (13/8/2018) patut didinginkan dengan rangkaian upacara adat oleh warga setempat, diantaranya gelar ritual buang sial atau dalam bahasa adat budaya Ngada disebut se zaki zee.

Rangkuman redaksi (24/8/2018) bertempat di Kampung adat Gurusina sekitar pukul 10.00 Wita di laksanakan acara adat Se Zaki Zee oleh warga Kampung adat Gurusina dibawah pimpinan Ketua Adat setempat, Aloysius Dopo beserta Tokoh Masyarakat Kletus Wou. Sedikitnya sekitar dua ratusan orang termasuk warga setempat ikut ambil bagian dalam kegiatan ritual adat ini.

Sementara dari unsur Pemerintah Daerah nampak dihadiri langsung Plt. Sekda Ngada Drs Heronimus R. Watu, Kadis Sosial Pemda Kabupaten Ngada Drs. Fiany Siwey, Dandim 1625 Ngada diwakili Pasipers Letda Arm Iwan Arsyadiharjo, Camat Aimere Ignatius Dopo, Camat Jerebuu Titus Tuli, S.H, Danramil 1625-02/Aimere Lettu Inf Ahmad, Kapolsek Aimere AKP Usman Hasan, Plt. Kades Watumanu Ibu Modesta Kurnia, Babinsa Desa Watumanu Kopda Evaris Mosa, Kapospol Jerebuu Aipda Asrin, Pastor Paroki Santo Paulus Jerebuu Romo Peter Nday, Pr dan perwakilan Siswa/i SD, SMP serta SMA se-Kecamatan Jerebuu bersama unsur Relawan Bencana Gurusina, Florianus Rero.

“Terkait dengan bencana Gurusina diharapkan mulai dari perangkat Kecamatan dan Desa dapat bermusyawarah untuk membentuk satu struktur organisasi atau kepengurusan yang resmi, agar setiap bantuan yang datang baik dari Instansi Pemerintah, Swasta, Ormas, LSM dan pribadi dapat di salurkan dengan baik, tepat sasaran dan dapat di pertanggungjawabkan, sehingga kedepannya tidak ada polemik di kalangan manapun”, ungkap Kadis Sosial Pemda Kabupaten Ngada Drs. Fiany Siwey dalam sambutan acara mewakili Pemda di perkampungan Gurusina Ngada.

Prosesi acara Se Zaki Zee di ditandai dengan pemotongan hewan kurban seperti Kerbau, Babi dan ayam, dipimpin langsung Ketua Adat setempat. Kegiatan ini dikawal oleh Anggota Polsek Aimere dan Koramil 02 Aimere Kabupaten Ngada, Flores-Nusa Tenggara Timur. (red/)