Home Berita Terkait Laporan Bupati Kupang PADMA Nyatakan Dukung Titu Eky

Terkait Laporan Bupati Kupang PADMA Nyatakan Dukung Titu Eky

411
0

Jakarta News – Koordinator KOMPAK NTT juga sekalu Direktur PADMA Indonesia, Gabriel Goa menyatakan siap untuk membantu dan mengawal persoalan yang diadukan Bupati Kupang Ayub Titu Eky kepada Komnasham dan Onbusdman hingga tuntas. Gabriel memastikan beberapa langkah kerja sudah dilakukan dan menunggu kejelasan pihak Ombudsman dan Konmasham RI.

Sebelumnya dikabarkan, Bupati Kupang, Ayub Titu Eky berinisiatif sendiri mendatangi Komnasham dan Ombudsman Republik Indonesia melapor PT Panggung Guna Ganda Semesta dan PT Puncak Keemasan Garam Dunia atas HGU yang diklaim kedua perusahaan ini dalam melakukan investasi industri garam di Kabupaten Kupang-NTT.

Berdasarkan press release diterima redaksi media ini PADMA Indonesia mengungkapkan, Bupati kecewa sebab HGU yang dikantongi kedua perusahaan ini justru belakangan menuai banyak pro kontra di masyarakat sekaligus pihak perusahaan tidak bisa menunjukan batas-batas HGU sebagaimana yang di klaim.

Kedatangan Bupati Kupang di Komansham dan Obudsman didampingi beberapa tokoh penting, antara lain, Tonci W. Benusu, selaku Koordinator Aliansi Masyarakat Adat Penolak HGU, Herson Tameno, mewakili masyarakat kelurahan Babau, Silvanus Top, mewakili masyarakat Desa Bipolo Kec. Sulamu, Donikson Laisnima mewakili masyarakat desa Nunkurus Kec. Kupang Timur, Amseo Karolus Benusu, mewakili masyarakat Babau, Jorhans Nome, SH selaku sekjen Pemangku Adat Kabupaten Kupang (se-daratan Timor), Pdt. Yusuf Nakmofa, mewakili Sinode GMIT, Bil Nope, selaku Ketua Pusat Anti Korupsi Undana dan Gabriel Goa, Koordinator KOMPAK NTT.(Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Nusa Tenggara Timur).

Dikutip redaksi, Kepala Pusat Anti Korupsi Undana, Bil Nope menjelaskan, PAKU Undana sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang hukum dengan kajian-kajian akademik akan terus memantau dan melihat sejauhmana Pemerintah bisa menyelesaikan persoakan ini.

Selanjutnya, PAKU Undana sendiri juga telah mendatangi Konasham dan Ombudsman RI menyampaikan ada mal-administrasi yang diduga kuat dilakukan pihak koorporasi di Kupang. (red/)