Home Berita Soekarno Sang Idola ‘Dorothea Dhone Sambangi Situs Bungkarno Kota Ende

Soekarno Sang Idola ‘Dorothea Dhone Sambangi Situs Bungkarno Kota Ende

835
0
Dorothea Dhone
Dorothea Dhone

Ende News – Kader Partai Nasdem Kabupaten Ngada, Flores-Nusa Tenggara Timur, Dorothea Dhone akhirnya wujudkan agendanya berkunjung langsung ke Situs Bungkarno di Jalan Perwira Kota Ende.

Dihimpun Redaksi media ini (29/8/2018), Dorothea Dhone yang juga adalah unsur pimpinan DPRD Kabupaten Ngada saat ini, berbagi waktu ditengah rangkaian tugas kerjannya, datang langsung ke situs Bungkarno di Kota Ende (Flores) sekitar pkl 10.00 wita.

Seperti biasanya para pengunjung yang datang ke Situs Bungkarno di Kota Ende, kehadiran para tamu disambut ramah oleh petugas penjaga situs tersebut dan mempersilahkan mengisi buku tamu oleh pengunjung. Usai mengisi buku tamu, petugas lalu mempersilahkan pengunjung melihat berbagai koleksi bersejarah dari peninggalan Bungkarno saat hidup di Kota Ende, Flores yang dipajang di tempat itu.

Sejumlah buku Soekarno termasuk tulisan-tulisan pemikiran dalam karya besarnya bagi Indonesia di pajang di situs pengasingan Bungkarno Kota Ende, juga menjadi menu baca bagi pengunjung yang tertarik membacanya di dalam situs Bungkarno di Kota Ende, Flores.

“Ini kan rumah tinggal Bapak Bangsa kita. Roh menguasai ruang dan waktu. Menjejakan kaki di tempat ini sudah menjadi kerinduan terdalam bagi saya secara pribadi dan saya harus wujudkan itu, maka saya datang ke tempat ini. Banyak hal dan inspirasi bagi saya dari rumah ini untuk kita dalam mengisi kemerdekaan bangsa sesuai tupoksi dan amanat tugas yang kita perankan. Nilai-nilai yang sangat tinggi dan luhur dari seorang Bapak Bangsa ada di tempat ini juga, jadi saya bahagia bisa datang dan membacanya langsung di tempat ini. Saya memetik makna dan pesan-pesan bernilai dari idola yang penuh dengan karyanya untuk Indonesia, Bungkarno”, komentar Dorothea Dhone dalam keterangannya menjawab wartawan.

Menurut dia, situs Bungkarno di Kota Ende sebagai asset bangsa dan juga satu-satunya yang ada di Pulau Flores-NTT, tidak hanya untuk dikunjungi semata, namun untuk dipetik dan diamalkan seluruh nilai luhur perjuangan para pendiri bangsa guna mengisi kemerdekaan yang telah diraih bangsa ini dengan berdarah-darah serta mengorbankan nyawa. (red/)