Home Berita Pelatih Persesba: Soeratin Cup Tidak Ada Gaungnya di Flores Timur

Pelatih Persesba: Soeratin Cup Tidak Ada Gaungnya di Flores Timur

269
0

Setelah tim dan offisial Persab Belu menikmati sensai berendam air panas, maka pada hari selasa, 14/08/2018, tim dan offisial Pesesba Sumba Barat juga meluangkan waktu untuk mengunjungi obyek wisata ini. Dipimpin oleh coach Faruk dan beberapa ofisial lainnya, mereka begitu menikmati kunjungan mereka ke Wai Platin kali ini.

Saya berkesempatan berbagi cerita dengan coach Faruk, pelatih Persesba. Coach Faruk sudah menukangi tim ini selama 14 tahun! Sebuah kurun waktu yang cukup lama untuk seorang pelatih. Di bawah tangan dinginnya, Persesba mengukir beberapa prestasi penting, di antaranya, meraih juara III pada El Tari Memorial Cup tahun 2005 di Manggarai, tahun 2006 mengikuti liga divisi III Region Bali, NTB dan NTT lalu promosi ke divisi II Nasional, menduduki peringkat III dan beberapa prestasi penting lainnya.

Persesba menargetkan semifinal pada Soeratin Cup kali ini di Flores Timur. Persesba sendiri sudah mengumpulkan nilai 3, setelah tunduk dari Perse Ende 2:0, kemudian menumbangkan PSKK Kupang dengan skor 4:0. Di laga penyisihan grup berikutnya, Persesba akan menghadapi salah satu tim favorit, Persab Belu. “Kalau seri saja, kita lolos. Kalau kalah, Belu yang lolos,” katanya singkat.

Mengenai cuaca Flores Timur, coach Faruk mengaku Larantuka cukup panas, namun tidak menjadi persoalan besar bagi anak-anak asuhannya.

Tim Persesba menikmati Tempat Wisata Air Panas (Waiplatin) di Flores Timur

Fasilitas yang disiapkan panitia untuk Soeratin Cup kalin ini, menurut coach Faruk, sama sekali tidak siap.
“Gaungnya Soeratin Cup tidak ada sama sekali di sini,” komentarnya. Contohnya, tidak ada penjemputan yang meriah, mobil angkutan untuk membawa tim dan ofisial bertanding pun harus disiapkan sendiri oleh tim, lanjutnya. “Dalam pertandingan tidak ada LO-nya. Dalam satu pertandingan harus ada LO-nya,” katanya.
“Kelihatan sangat sangat tidak siap,” tegasnya.

Coach Faruk yang mengaku sudah berkeliling NTT untuk mendampingi tim Persesba bertanding juga mengomentari kondisi lapangan yang menurutnya belum siap untuk menggelar pertandingan Soeratin Cup yang nota bene berlevel propinsi ini. Ribetnya pengaturan jadwal penggunaan lapangan untuk menggelar pertandingan yang melibatkan aparat desa, panitia perayaan HUT RI tingkat desa, dan panitia Soeatin Cup juga menjadi sorotannya. “Sekali lagi, ini level propinsi loh! Kalau di Sumba Barat, sudah ada stadion sehingga lebih mudah diatur,” tutupnya.

Semoga catatan-catatan kecil dari coach Faruk ini dapat menjadi kritik membangun bagi panitia Soeratin Cup 2018 ini.

Selamat bertanding Persesba! Semoga mendapatkan hasil yang maksimal.
Majulah sepak bola NTT.

WP, 15/08/2018
#ayokewaiplati
Wake Up & Smell the Inspiration