Home Sastra Mulut Pembohong

Mulut Pembohong

847
0

Mulut  Pembohong
(Kepada Id Mar)

Mulutmu  pernah kau gunakan
Menghembuskan janji manis
Beraroma dupa kemenyan
Harum semerbak menyusup
Pada relung jiwa para jelata
Yang terpana ucapan
Seharum  wangi cendana

Mulutmu  kau dandan
Dengan kata-kata  keberpihakan
Pada  para pendekar kemanusiaan
Mereka yang tiada henti berperang
Melawan  para biadab yang  rakus
Menjarah harta para rakyat
Untuk pesta  kenikmatan

Ah…itu tentang mulutmu yang kemarin
Hari ini sebarkan tengik sampah
Penuh berlepot lendir berbisa
Kata beradab: Tidak untuk korupsi!
Telah  kau  sandingkan  di kroni koruptor
Kau menjadi pelaku sejarah buram
Di tanah air yang masih penuh asa

Mulutmu kini berlepotan kebohongan
Menelan keringat jelata  yang melarat
Kebajikan  yang pernah kau tunai
Sekedar menjadi pembungkus dosa
Tapi yakinlah engkau tak sendiri
Karena esok  ada yang menyusulmu
Ke  rumah tahanan negara

Tak ada tangis duka rakyat
Menyambut  upacara kematianmu
Sebab jasadmu  sementara waktu
Dititip di bilik sempit penjara
Memberi waktu buatmu bertobat
Sebelum engkau  benar-benar pulang
Ke  batas terakhir kehidupan

Denpasar, 25 Agustus 2018

Oleh: Agus Thuru