Home Berita Lagi-Lagi Pencairan Dana BOS Di Ngada Mandeg Berbulan-Bulan

Lagi-Lagi Pencairan Dana BOS Di Ngada Mandeg Berbulan-Bulan

482
0

Ngada News – Realisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah di Kabupaten Ngada, Pulau Flores boleh dibilang berbudaya Lambat Cair. Keterlambatannya tidak main-main, kadang bisa mencapai tiga bulan baru dicairkan kepada sekolah-sekolah. Pantauan media (23/8/2018) sekolah-sekolah dasar maupun SLTP mengeluhkan hal yang sama.

Dihimpun redaksi, terhadap persoalan ini pihak Dinas terkait selalu menerangkan keterlambatan akibat sekolah-sekolah terlambat dalam mengurus SPJ dan ataupun hal administrasi Dana BOS. Sebaliknya, tidak sedikit sekolah-sekolah menyebut sub bagian terkait BOS pada Dinas terkait diduga kuat selalu memperalat sekolah-sekolah untuk meluputkan diri dari keterlambatan kinerja pencairan yang sudah mirip dengan budaya anggaran berbasis molor di Kabupaten Ngada, Flores.

Rangkuman media ini hingga tanggal 23 Agustus 2018 di Kabupaten Ngada, pencairan dana BOS Triwulan II Tahun 2018 (April-Mei-Juni) pantauan 23 Agustus 2018 belum dicairkan oleh Daerah kepada sekolah-sekolah.

Sebelumnya untuk Triwulan I 2018 (Januari-Februari-Maret) budaya molor menjadi ciri utama di Ngada, Triwulan I 2018 (Januari-Februari-Maret) dicairkan pada Bulan Juni 2018, alias molor Tiga Bulan berikutnya baru dicairkan.

Terhadap kondisi ini, pantauan redaksi (23/8/2018) pro kontra dan keresahan tidak terelak. Sebagian wacana menerangkan ada dugaan perbuatan kesengajaan dimainkan untuk menarik deviden, untung bunga bank dan lain-lain. Sebagian lainnya memilih pasrah sebab sudah membudaya pencairan diduga seturut selera tarik ulur di daerah.

Hingga berita ini dikabarkan, fenomena Dana BOS di Ngada terlambat cair berbulan-bulan lamanya sudah menjadi tontonan sekolah-sekolah di Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Upaya redaksi (23/8/2018) menghubungi via wawancara telepon, pihak Dinas terkait belum berhasil dihubungi guna dimintai jawaban atas dugaan budaya  Dana BOS selalu terlambat cair di Kabupaten Ngada, Flores-NTT. (red/)