Home Berita Di Ende Anak Usia Bawa Umur Tabrak Pengendara Lain, Hukum Tidak Beri...

Di Ende Anak Usia Bawa Umur Tabrak Pengendara Lain, Hukum Tidak Beri Shock Therapy?

408
0

Ende News РSeorang anak usia dibawah umur, pelaku usia 13 Tahun diduga diizinkan bebas membawa motor lalu menabrak pengendara lain hingga kendaraan yang ditabrak mengalami rusak dan pengendaranya pun luka bengkak dan memar. Terhadap peristiwa seperti ini diduga belum serius  untuk dilihat sebagai aksi ugal-ugalan yang patut diberikan shock therapy sesuai perbuatan yang mencederai pengendara lain dan bahkan mengancam nyawa orang lain.

Redaksi media ini menerima gambaran peristiwa perbuatan merugikan pengendara lain, langsung dari nara sumber korban kejadian, Emanuel Wangu (22/8/2018) alamat Jalan Gatot Subroto, Nomor 44 Kelurahan Mautapaga, Kota Ende, Flores dengan kisah kronologi sebagai berikut, tanggal 21 Agustus 2018 kejadian Pkl 16.00 Wita di Pertigaan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Melati Kota Ende, seorang anak diperkirakan usia 13 Tahun mengendarai sebuah motor dan lari kecepatan motornya tidak karuan hingga menabrak pengendara lain.

Selain menabrak pengendara lain, pelaku alias anak usia dibawah umur juga tidak mengenakan Helm pelindung kepala dan tidak mempunya Surat Izin Mengemudi (SIM). Pasalnya, kecepatan motor pelaku dalam kecepatan tinggi memasuki persimpangan. Pelaku menghantam pengendara lain persis ditengah body sepeda motor korban. Bagian kaki korban tidak terelak, langsung disambar tabrak sehingga korban mengalami luka bengkak, memar dan hingga berita ini diturunkan tanggal 22 Agustus 2018 korban tabrakan dalam peristiwa diatas mengalami derita sakit dan dirawat.

Pada saat kejadian, kaki korban yang dihimpit kendaraan penabrak menjadi sasaran empuk penabrak sehingga ketika sedikit berhasil selamatkan diri usai dihantam tabrakan keras, korban tabrakan spontan menampar pelaku yang ugal-ugalan menabrak dirinya hingga bengkak memar tidak berdaya bahkan motor korban juga rusak di beberapa bagian akibat perbuatan ugal-ugalan pelaku.

Melalui wawancara redaksi media ini (22/8/2018) korban berharap pihak Polantas Polres Ende bersikap pro penanganan atas kejadian seperti ini. Dan diharapkan Polres Ende menertibkan pengendara usia dibawah umur yang bebas berkeliaran di Kota Ende dengan mengendarai kendaraan bermotor sebab selain usia masih dibawah umur atau tidak sesuai ketentuan, juga potensial mengancam keselamatan nyawa pengendara lain. Polres Ende patut pro aktif dalam kejadian-kejadian seperti ini.

Saat berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengkonfirmasi Satlantas Polres Ende guna menanggapi aksi ugal-ugalan pelaku dibawah umur yang potensial memakan korban pengendara lain atau seperti musibah tabrak dalam peristiwa ini. (red/)