Home Berita Dana BOS Di Ngada ‘BPK Rekomendasi Beri Sanksi Kepsek-Bendahara

Dana BOS Di Ngada ‘BPK Rekomendasi Beri Sanksi Kepsek-Bendahara

976
0

Ngada News – BPK RI melalui Perwakilan NTT merekomendasikan kepada Bupati Ngada agar menginstruksikan Kepala Dinas terkait memberikan sanksi sesuai ketentuan kepada Kepala Sekolah dan Bendahara pada Satuan Pendidikan Dasar di Kabupaten Ngada terkait, dan selanjutnya agar melakukan Pengeluaran Dana BOS sesuai dengan DPPA yang ditetapkan dan melaporkan penerimaan dan penggunaan dana selain BOS untuk dicatat dalam laporan keuangan’, demikian penegasan poin satu rekomendasi BPK RI untuk Kabupaten Ngada terkait temuan dana BOS.

Dikabarkan sebelumnya, Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur turunkan deretan temuan atas Laporan Hasil Pemeriksaan di Kabupaten Ngada, Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Materi temuan resmi Dana BOS di Ngada dikeluarkan oleh BPK RI, termuat dalam Surat Resmi BPK nomor 198a/S/XIX.KUP/08/2018, Perihal Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Kabupaten Ngada Tahun Anggaran 2017. Surat BPK ditanda tangan oleh Kepala Perwakilan, Edward C.H. Simanjuntak, SE.,MSc.

Selainitu, BPK RI pun merekomendasikan kepada Bupati Ngada agar menginstruksikan Kepala Dinas terkait, memberikan sanksi sesuai ketentuan kepada Tim Managemen BOS dan memerintahkan agar melakukan monitoring dan evaluasi atas pertanggungjawaban penggunaan dana, sisa kas, saldo persediaan dan aset tetap di sekolah.

BPK RI juga merekomendasikan kepada Bupati Ngada agar menginstruksikan Kepala Dinas terkait, memberikan sanksi sesuai ketentuan kepada Kepala Dinas terkait dan memerintahkan untuk menginventarisasi seluruh sisah kas, saldo persediaan dan aset tetap di sekolah yang bersumber dari Dana BOS dan dana hibah lainnya yang tanpa melalui Rekening Kas Umum Daerah sesuai ketentuan.

Dikabarkan sebelumnya (23/8/2018) ‘Pencairan Milyaran Bansos Tahun 2018 di Ngada molor jauh hingga Agustus, terhitung sejak Januari 2018. Juga termasuk Dana BOS juga molor berbulan-bulan.

Realisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah di Kabupaten Ngada, Pulau Flores boleh dibilang berbudaya Lambat Cair.

Keterlambatannya tidak main-main, kadang bisa mencapai tiga hingga empat bulan baru dicairkan ke sekolah-sekolah. Pantauan media (23/8/2018) sekolah-sekolah dasar maupun SLTP di Kabupaten Ngada, Flores mengeluhkan hal yang sama, pencairan Dana BOS tarik ulur berbulan-bulan lamanya. (red/)