Home Berita BPBD Ngada : Kerugian Akibat Kebakaran Perkampungan Megalit di Ngada Mencapai Rp....

BPBD Ngada : Kerugian Akibat Kebakaran Perkampungan Megalit di Ngada Mencapai Rp. 810 Milyar

266
0

“Berdasarkan estimasi real di lapangan diperkirakan kerugian mencapai Delapan Ratus Sepuluh Milyar Rupiah”, tegas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada,  Watu Aloysius.

Ngada News – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada,  Watu Aloysius saat diwawancara Wartawan di Perkampungan Megalit Gurusina Desa Watumanu, Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada, Flores (14/8/2018) mengungkapkan berdasarkan perhitungan  terupdate angka kerugian akibat musibah Perkampungan Gurusina mancapai Rp. 810 Milyar (Delapan Ratus Sepuluh Milyar).

“Berdasarkan estimasi kami di lapangan diperkirakan kerugian mencapai Delapan Ratus Sepuluh Milyar Rupiah”, tegas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada,  Watu Aloysius.

Ditambahkan, estimasi ini berdasarkan kondisi real kerugian yang terjadi usai api menghanguskan hampir seluruh rumah adat di Perkampungan Gurusina atau hanya menyisahkan enam rumah terselamatkan.

Dua Puluh Tujuh Rumah Adat yang ludes terbakar, tambah Watu Aloysius, jika diestimasi per unit untuk membangun kembali, rata-rata dibutuhkan untuk satu rumah adat saja kalau komplit desain keaslian atau sebagaimana motif dan konstruksi alamiah beserta ceremony legal budaya perkampungan megalitikum, menghabiskan anggaran berkisar Rp.250 Juta sampai dengan Rp.300 Juta per rumah, kata dia,.

Berikutnya termasuk kerugian total material lainnya, kehilangan asset material dari ratusan warga  Perkampungan Adat Megalit Gurusina, Ngada-Flores akibat dilalap api. (red/)