Home Serba-serbi Potret Dedikasi Tim Nusantara Sehat di Wilayah Terpencil Kecamatan Detukeli-Ende

Potret Dedikasi Tim Nusantara Sehat di Wilayah Terpencil Kecamatan Detukeli-Ende

514
0

Ende – Setia menjawab pelayanan kesehatan dengan berjibaku dalam potret ketertinggalan dan keterbelakangan berbagai kondisi, tanpa ditunjang penerangan listrik PLN, ketiadaan pasokan air bersih serta belum terjaminnya kelancaran transportasi akses jalan raya layak pakai yang masih sangat memprihatinkan, sudah menjadi santapan harian bagi Tim  Nusantara Sehat di Wilayah Terpencil Detukeli Kabupaten Ende Pulau Flores.

Pantauan liputan awal Juni 2018, Tim  Nusantara Sehat untuk Wilayah Detukeli, Dokter Crashana Siregar, asal Banjarmasin, Tenaga Perawat Ahmad Sahedu Andryansyah, S,Kep, Ners asal Mataram serta Ansila Angelika Bouk, SKM asal Soe NTT, Tenaga Gizi Saffarudin, Amd dari Kendari, bersama Bidan Ritha Kartika Muskanan, Amd asal Soe NTT, dan juga seluruh Crew Tim Medis Lokal dan Kepala Puskesmas Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Kecamatan Detukeli, benar-benar dihadapkan dengan segudang catatan ketertinggalan pemenuhan daya dukung optimalisasi pelayanan di wilayah Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende.

Meski infrastruktur bangunan Puskesmas Induk nampak sudah sedikit lebih baik dari kondisi-kondisi sebelumnya, namun berbagai keterbatasan pemenuhan daya dukung lainnya, khususnya pemenuhan kebutuhan penerangan listrik dan air bersih masih menjadi persoalan pelik yang tidak hanya menimpa warga setempat namun juga menyulitkan Puskesmas Induk Kecamatan Detukeli dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi para petugas medis dan juga bagi setiap pasien yang rawat inap dan ataupun datang berobat di Puskesmas Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende, Flores.

Foto lapangan terpantau setiap pagi dan sore menjelang malam, Dokter dan para Tenaga Medis Puskesmas terpaksa berbondong-bondong dengan tentengan ember dan galon kosong menuju ke sebuah titik sumur air yang keluar dari balik bebatuan guna pemenuhan kebutuhan pribadi maupun untuk segala urusan yang berkaitan dengan pelayanan pasien dan tata kebersihan ruang rawat Puskesmas Detukeli, Kabupaten Ende. Tidak jarang Dokter dan Tenaga Medis pun ikut antre berjam-jam di lokasi sumur air, sebab warga sekitar perkampungan pun menggantungkan harapan pada sumber mata air yang sama.

Disambang awak media, Dokter Crashana Siregar bersama rekan-rekannya dari Tim Nusantara Sehat mengungkapkan bahwa dedikasi pelayanan bagi masyarakat daerah tertinggal merupakan azas tertinggi dalam rumusan pelayanan yang diemban. Karenaitu, segala kesulitan dan tantangan apapun, kata dia, tidak akan menyurutkan niat serta tekad memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat setempat.

Mereka berharap, Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende mendapat perhatian serius dalam penanganan percepatan pemenuhan pembangunan berbagai sektor primer, guna bisa keluar dari titik jangkau ketertinggalan yang masih terus melilit masyarakat wilayah Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende, Flores-Nusa Tenggara Timur.

“Kami sudah setahun disini. Kami ditugaskan di Puskesmas Watunggere selama dua tahun, yang mana masuk kategori Puskesmas sangat terpencil. Berbagai kesulitan seperti tanpa ada listrik, tanpa air bersih mencukupi, signal jaringan pun hilang timbul, tapi kami lapang untuk pelayanan kepada sesama. Kami berharap daerah ini diperhatikan untuk segera dimajukan dalam proses pembangunan di daerah ini”, ungkap  Tim Nusantara Sehat, Dokter Crashana Siregar.

Ditambahkan, pertama kali tiba di Puskesmas kondisi pelayanan memprihatinkan. Banyak program tidak berjalan karena kesulitan dan hambatan lainnya di lapangan. Diakuinya, Tahun 2017 Tim Nusantara Sehat belum bisa berbuat banyak sebab Tim Nusantara Sehat masuk bertugas pada pertengahan tahun. Namun, mulai masuk Tahun 2018, sejumlah Program yang tidak aktif sebelumnya, sudah digerakan kembali dengan bantuan seluruh pegawai medis yang ada di Puskesmas setempat.

Satu hal yang harusnya menjadi beban untuk diperjuangkan bersama, kata Tim Nusantara Sehat, adalah memajukan pembangunan pro masyarakat daerah tertinggal seperti Kecamatan Detukeli agar masyrakat bisa merasakan manfaat berpembangunan, manfaat adanya Puskesmas, bukan hanya sekedar gedung-gedung yang sudah mulai bangun dilengkapi distribusi pegawai, namun pemenuhan kebutuhan tata kelolah pelayanan dengan motto kinerja untuk dirasakan langsung oleh masyrakat daerah terpencil, itulah yang diharapkan masyarakat. (red/)