Home Serba-serbi Mantan Ketua PKPI Ngada Beri Keterangan Pada Persidangan Adjudikasi

Mantan Ketua PKPI Ngada Beri Keterangan Pada Persidangan Adjudikasi

331
0
Arnoldus Keli Nani

Ngada – Gugatan PKPI Kabupaten Ngada terhadap Komisi Pemilihan Umum Daerah setempat sudah memasuki tahab persidangan Adjudikasi. Sebelumnya dilaporkan (27/7/2018) sidang Adjudikasi PKPI Vs KPUD Ngada hadirkan enam orang saksi, masing-masing dua orang saksi dari PKPI dan empat orang saksi dari KPUD.

Dirangkum para media di Kota Bajawa Kabupaten Ngada Pulau Flores (27/7/2018) Proses Gugatan PKPI Ngada terhadap KPUD memasuki Sidang Adjudikasi Tanggal 27 Juli 2018 dipimpin langsung Ketua Panwaslu Kabupaten Ngada, Bastian Fernandez bersama Komisioner Panwas Yohana Maria Leba dan Timotheus Epifanus Eli Sebo. Gelar persidangan Adjudikasi berlangsung di ruang rapat Lantai Dua Aula Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ngada (27/7/2018).

Dalam persidangan Adjudikasi termohon KPUD Ngada menghadirkan mantan Ketua PKPI Arnoldus Keli Nani memberikan keterangan terkait posisi PKPI Ngada dalam kronologi versi mantan Ketua PKPI Ngada. Dalam keterangannya di hadapan Majelis Pengawas Pemilihan Umum Daerah (27/7/2018) mengungkapkan posisinya secara resmi sudah berhenti dari Ketua PKPI Ngada, selanjutnya sudah ada pengurus baru PKPI Ngada syang sah dengan ditunjang SK DPP PKPI Nasional.

Dia mengisahkan, pemberhentiannya sebagai PKPI Ngada juga dilakukan dengan cara menyampaikan secara langsung kepada Ketua DPW PKPI Nusa Tenggara Timur. Menurut Keli Nani, pasca pemberhentiannya DPW PKPI NTT menyampaikan PKPI Ngada diserahkan kepada Chris Lengu. Dirinya tidak mengetahui lagi selanjutnya PKPI Ngada beralih kepada siapa.

“Sejak PKPI dinyatakan oleh Bawaslu Nasional sebagai Parpol yang masuk dalam daftar Parpol tidak lolos Pilnas, perangkat PKPI Ngada berpencar kemana-mana tanpa bisa dikendali. Saat itu saya sebagai Ketua PKPI Ngada. Dengan kondisi demikian ditambah dengan berbagai persoalan lainnya yang saya hadapi secara pribadi maupun keluarga, saya juga memutuskan mundur dari PKPI dan meninggalkan PKPI. Peristiwa ini terjadi jauh sebelum masa-masa pendaftaran Parpol sebagai peserta Pemilu. Kalau mau dibilang lolosnya PKPI Ngada pada masa verifikasi administrasi dan faktual, itu tepat saat saya sebagai Ketua PKPI Ngada dan saya pastikan saya juga bekerja total untuk PKPI. Namun dengan keputusan PKPI tidak lolos Pilnas, saya kira semua orang pasti memilih untuk membuat keputusan juga dan itu saya sampaikan kepada PKPI tingkat teratas. Bahwa PKPI akhirnya melakukan gugatan lalu kembali dinyatakan lolos mengikuti Pemilu, sejak fase itu saya sudah tidak bersama PKPI lagi”, ungkap mantan Ketua PKPI Ngada, Arnoldus Keli Nani di hadapan majelis sidang di Bajawa.

Keli Nani berharap dalam menghadapi perjuangan PKPI Ngada saat ini, pengurus PKPI Ngada bisa membangun komunikasi baik dengan PKPI NTT dan PKPI pusat untuk bisa  berkoordinasi kembali dengan KPU RI demi menimbang keputusan terbaik bagi nasib PKPI Kabupaten Ngada, Flores. (red/)