Home Berita Satu Unit Mobil Tanki Air untuk Masyarakat Watotika Ile

Satu Unit Mobil Tanki Air untuk Masyarakat Watotika Ile

664
0
DSC_1716
mobil tanki air yang diserahkan Pemda Flotim untuk masyarakat Watotika Ile

Bupati Flotim Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos menyerahkan 1 unit mobil tanki air untuk masyarakat Watotika Ile ?(wolo) kecamatan Demon Pagong. Mobil isusu berkapasitas 4 M3 yang dilengkapi tanki air 2 M2 ?diserahkan langsung kepada kepala Desa Watotika Ile ?Yohanes Tobini sabtu, 2 Februari 2013.

Dalam sambutanya Bupati Yosni menjelaskan bahwa mobil ini didatangkan untuk mengatasi kekurangan air bersih yang dialami masyarakat Watotika Ile ?beberapa tahun terakhir. Diharapkan mobil ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih. Kepada Pemerintah Desa Bupati Yosni menginstruksikan agar segera merumuskan mekanisme pendistribusian air bersih bersama BPD dan masyarakat dalam suasana musyawara.

Lebih lanjut Bupati Yosni menjelaskan bahwa? dalam berita acara serah terima mobil tanki air disebutkan bersifat sementara. Meski demikian semuanya tergantung pada cepat atau lamanya proyek air bersih masuk di desa ini. Apabilah ?proyek air bersih sudah masuk di desa ini mobil ini akan ditarik dan diperuntukan bagi desa-desa lain di Kecamatan Demon Pagong.? Kalau desa-desa lain membutuhkan silahkan dibantu saya juga tidak keberatan jika ada kebijakan untuk memungut biaya asal biayanya jangan terlalu mahal?

Bupati Yosni, juga menyampakan permohonan maaf atas pernyataan pemerintah sebelumnya yang menyinggung perasaan dan melukai hati masyarakat sehubungan dengan pengadaan air bersih di desa ini. ? saya mohon maaf atas janji-janji senior saya sebelumnya yang terlanjur memberikan harapan kepada masyarakat desa ini namun pada akhirnya semuanya tak terjadi seperti yang diharapkan. Saya dan pa wakil mohon maaf atas semuanya itu?

Selama ini masyrakat Watotika Ile ?mengkonsumsi air dari mata air Wai Ongo di Desa Lewokluok kurang lebih 10 KM, namun 4 tahun belakangan ini suplai air bersih menjadi tidak lancar khususnya di musim kemarau. Padahal Pemerintah Desa setiap bulan menyisihkan iuran sebesar 500 ribu untuk biaya operasional dan perawatan jaringan pipa dari mata air tersebut, demikian dijelaskan Sekdes Watotika Ile ?Andreas D. Mukin.

Lebih lanjut Mukin menjelaskan air bersih dari mata air Wai Ongo bukan hanya dibutuhkan masyarakat di desa ini tapi juga disuplay ke desa Lewokluok, Belepanawa, Lamika dan desa Lewomuda. Pada saat musim kemarau masyarakat harus ?membeli air senilai Rp 2.000 untuk mendapatkan 1 jerigen (40 ltr) setiap hari. Itu pun belum cukup. Jika dahulu pemerintah konsekuen dengan pernyataan dan janji-janji maka hal ini tidak perlu terjadi.

Bupati Flotim Yoseph Lagadoni Herin diterima secara adat di Desa Watotika Ile (02/02/2013)
Bupati Flotim Yoseph Lagadoni Herin diterima secara adat di Desa Watotika Ile (02/02/2013)

Acara yang juga dihadiri Kadis PU & Tamben Kab Flotim, Ir Jhon Fernandez, Camat Demon Pagong Emanuel P. Boleng, SP , dilanjutkan dengan acara serimonial adat ?epo boik?. Menurut Gabriel Dalu Tukan Tokoh adat Wolo, epu boik merupakan ritual pemulian/perdamaian untuk menyatukan kembali hubungan yang kurang harmonis anatara Pemda Flotim dengan masyarakat desa Watotika Ile . Ritual ini bertujuan untuk membersihkan amarah, dendam, kekecewahan dan sumpah serampah yang terlanjur dibuat sebagai respon atas pernyataan dan jannji pemda sebelumnya. Disisi lain ritual ini mempunyai makna luhur untuk memaafkan dan membuka diri atas segala upaya yang akan dilakukan pemda melelui? program-progranyanya pada masyarakat desa Watotika Ile ?(din/humas setda flotim)