Home Artikel Merajut Waktu, Menjalin Makna – Tenun Ikat

Merajut Waktu, Menjalin Makna – Tenun Ikat

240
0

Tenun Ikat

Tenun ikat adalah salah satu dari bagian budaya kita khususnya Nusa Tenggara Timur yang begitu banyak ragam corak pewarnaan dan pesan-pesan kejiwaannya. Tenun ikat Nusa Tenggara Timur adalah sebuah aset bangsa yang sangat berharga, aset yang dapat mengubah perspektif bangsa di dunia terhadap Negara kita, selain beradaptasi dengan budaya global yang bersifat modern. Nusa Tenggara Timur perlu mengkaji kembali tradisi aslinya khususnya tenun ikat dan menunjukkan kepada dunia bahwa tradisi tersebut dapat menjadi sangat menarik untuk dilestarikan dan dikembangkan.

Ekspresi Ber-ibu Tradisi

Begitu banyak aspek tenun ikat yang tidak tergali, seperti misalnya aspek narasi, sosialogis, kebahasaan, kejiwaan dan materialnya. Seniwati menganggap seni tenun merupakan suatu faktor pengembangan daya kreasi mereka. Pembahasan ini mengusut lebih-lebih motif dan ragam hias geometris seni tenun disorot dari segi sejarah, dari segi bentuk dan isinya. Juga aspek religio-magi yang dapat dibedakan dari nilai real tanpa dapat diceraikan (Nilai Religio-magi itu didasarkan pada pola pikir nenek moyang yaitu pada tata kepercayaan dan dari tata kebiasaan yang menilai tenun ikat bersama motif dan ragam hias geometris sebagai kegiatan suci dan sakti dengan dasar spiritual yang kuat). Elemen-elemen tersebut sangat berguna untuk dijelajahi, dikaji dan diteliti secara mendalam. Apabila tidak demikian kita akan secara tidak sadar menyerahkannya kepada bangsa asing atau membuatnya punah dan menyesali kehilangan ini pada saat kedaan sudah tidak dapat diperbaiki lagi.

Pergeseran Nilai

Menyikapi pergeseran nilai-nilai budaya, produk Tenun Ikat Nusa Tenggara Timur saat ini cenderung untuk kepuasan batin sejenak tanpa mengindahkan unsur bahan tenunannya, pewarnaan dan ornament-ornamennya. Sehingga sangat berpengaruh pada akar kultur dan lepas dari elemen-elemen yang berjiwa.

Panggilan Suara Hati

Kiranya hanya dengan keteguhan hati dan kesetiaan untuk melestarikan, mendidik dan mengembangkan tradisi Tenun Ikat di Nusa Tenggara Timur yang cukup tinggi nilai kandungan luhurnya supaya kita dapat menunjukkan jati diri bahwa tenun ikat mampu berperan sebagai perekat persaudaraan dan kesetiakawanan dalam berbangsa dan bernegara.

Marshie Seda