Home Artikel Penjelasan Resmi Gereja Katolik Keuskupan Denpasar

Penjelasan Resmi Gereja Katolik Keuskupan Denpasar

202
0

PENJELASAN RESMI GEREJA KATOLIK KEUSKUPAN DENPASAR
TERKAIT PERISTIWA DI GEREJA KATOLIK PAROKI SANTO ?PAULUS SINGARAJA
PADA SELASA, 24 AGUSTUS 2010
?

Sehubungan dengan pemberitaan yang dilansir oleh sejumlah media baik local maupun nasional, terkait peristiwa yang terjadi di Gereja St. Paulus Singaraja (Jln. Kartini no 1 Singaraja) pada Hari Selasa (24/8),? maka dengan ini kami selaku otoritas resmi Keuskupan Denpasar menilai penting untuk meluruskan beberapa hal sebagai berikut:

Bahwa rombongan yang berangkat dari Denpasar adalah Umat Katolik Keuskupan Denpasar, bukan oknum preman sebagaimana yang diberitakan oleh beberapa media tertentu.

Bahwa maksud kedatangan sejumlah umat Katolik Keuskupan Denpasar untuk menghantar pastor yang secara resmi diangkat oleh Uskup Denpasar (Bali – NTB) atas nama Romo Yohanes Handryanto Wijaya, Pr, sekaligus meminta Romo Yan Tanu untuk segera meningalkan Gereja Santo Paulus Singaraja karena secara hukum Gereja yang bersangkutan tidak memiliki Yuridiksi (wewenang), sehingga segala tindakan pastoralnya tidak sah dan sangat merugikan Umat Katolik.

Bahwa umat Katolik Keuskupan Denpasar yang mengantar Romo Yohanes Handriyanto Wijaya, Pr, tidak bisa masuk ke dalam Gereja karena saat itu gerbang gereja dalam kondisi terkunci dan dijaga oleh beberapa pendukung Romo Yan Tanu yang terus melakukan provokasi terhadap Umat Katolik Keuskupan Denpasar. Sehingga, memilih masuk ke dalam gereja dengan cara membongkar kunci gerbang gereja yang seharusnya terbuka untuk seluruh Umat Katolik.

Bahwa Romo Yan Tanu dan salah seorang pendukung Romo Yan Tanu bernama Yohanes Olla dibopong keluar karena keduanya bersikukuh tidak mau meninggalkan gereja Santu Paulus Singaraja. Walaupun sudah tidak punya kewenangan lagi untuk menempati gereja tersebut.

Bahwa perlu kami tegaskan, tidak ada perusakan terhadap gedung gereja Santo Paulus Singaraja oleh umat Katolik Keuskupan Denpasar, kecuali pembukaan paksa salah satu pintu kamar di rumah Pastoran yang terletak di dalam kompleks Gereja Santo Paulus Singaraja untuk mencari Romo Yan Tanu.

http://www.keuskupandenpasar.org/content/view/62/31/