Warga Lamalera Minta Budaya Tangkap Paus Dilindungi

LEWOLEBA, FBC-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu, diminta untuk melindungi budaya penangkapan paus di Lamalera. Harapan masyarakat Lamalera disampaikan langsung kehadapan Menparekraf, ketika berkunjung ke Lamalera, Senin (24/6).

?Isu konservasi terhadap paus sangat menghantui orang Lamalera, Karena itu kami minta Ibu Menteri tolong lakukan konservasi terhadap budaya kami,? ujar Simon Geletan Krova yang didaulat mewakili orang Lamalera menyampaikan aspirasi.

Dia mengatakan, orang Lamalera tidak saja menangkap paus di wilayah perairan kabupaten Lembata, tetapi, pencarian paus oleh nelayan Lamalera hingga ke perairan kabupaten Alor dan Flores Timur. Oleh karenanya nelayan Lamalera perlu dilindungi dengan sebuah regulasi.

?Orang Lamalera, tangkap ikan paus lintas kabupaten, kerena itu butuh regulasi untuk lindungi mereka,? kata Putra Lamalera yang sedang menjabat sebagai Anggota DPRD Lembata ini.

Simon juga menggambarkan kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Lembata yang sebagian bersarnya dalam keadaan rusak parah, dan berharap dengan kunjungan Menparekraf dapat membawa dampak postif bagi pembangunan dunia kepariwisataan Lembata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu digotong dengan peledang (Perahu), oleh nelayan Lamalera. Tampak Menparekraf, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur (baju batik) dan Simon Geletan Krova. (Foto : FBC/Yogi Making)?Semoga ibu menteri juga membantu kami dengan alokasi dana APBN supaya jalan-jalan menuju destinasi wisata yang ada di Lembata bisa dinikmati, bukan menikmati kelelahan karena jalan yang hancur-hancuran,? katanya.

Sementara itu, Menparekraf Mari Elka Pangestu dalam sapaannya dihadapan masyarakat Lamalera, bersyukur bisa menyinggahi Lamalera yang sudah sejak lama diimpikannya. Dia mengatakan, merupakan kewajiban bagi seorang Menteri untuk mengunjungi daerah-daerah, agar bisa melihat secara langsung tantangan dan potensi pada daerah yang dikunjungi.

Terkait isu konservasi, Menteri Pangestu memberi dukungan sepenuhnya terhadap sikap masyarkat Lamalera. Dia yakin jika konservasi budaya dapat diperjuangkannya.

?Kita harus bisa capai dua-duanya, konservasi laut, juga konservasi budaya. Saya yakin kita bisa capai dua-duanya,? ujarnya disambut tepukan tangan masyakat.

Sebagaimana disaksikan, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan sejumlah pejabat kabupaten Lembata, ikut dalam kunjungan Menparekraf ke Lamalera. Setelah meninjau Lamalera, rombongan Menparekraf melanjutkan perjalanan menuju desa Lusilame di Kecamatan Atadei, dan selanjutnya kembali ke Lewoleba. (Yogi Making)

Sumber: www.floresbangkit.com

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password