Warga Lamalera Diminta Pulang Rayakan Tahun Baru Lefa dan Pneta

LEWOLEBA, FBC – Misa Lefa, sebagai puncak dari seluruh rangkaian ritual adat Lefa berlangsung di pantai Emasia, pelataran perumahan pledang nelayan Lamalera, ?Kecamatan Wulandoni, ?Kabupaten Lembata, Selasa (1/5). Perayaan ini juga merupakan kesempatan berkumpulnya sanak saudara di Lamalera.

Misa yang dipimpin Romo Leo, Pr dengan Pengkotbah Pater Yan Prasong, SVD, dihadiri ribuan umat yang datang dari Paroki Lamalera dan paroki di luar Lamalera. Tak ketinggalan ikut hadir dan menyaksikan, ?puluhan wisatawan domestik dan manca Negara yang sudah berada di Lamalera sehari sebelumnya.

Pantauan FBC di Lamalera, unsur pemerintahan setempat yang hadir hanya Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata, Wenseslaus Ose Pukan, Camat Wulandoni, Paulus Sinakai Saban , bersama aparat Kecamatan Wulandoni dan pemerintahan desa setempat. Bupati Lembata, Yance Sunur, Wakil Bupati, Viktor Mado Watun, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Lembata yang semula dijadwalkan hadir, ternyata tidak dapat hadir karena kesibukan. Ketidakhadiran pimpinan dari Lewoleba ini, sempat menjadi keluh kesah sebagian warga.

Dalam kotbanya Pater Yan, sapaan akrab Pater Yan Prasong, SVD mengatakan? kita orang Lamalera harus punya Tahun Baru.? Ia mengajak agar orang Lamarela merasakan dan memaknai 1 Mei sebagai tahun barunya orang Lamalera.? ?Tahun Baru kita adalah Tahun Baru Lefa dan Pneta?, ungkap Pater Yan.

Lebih lanjut, imam kedua asal Lamalera, setelah imam pertama Pater Alex Beding, SVD, mengatakan bahwa, Misa Lefa, merupakan Perayaan Ekaristi Agung Umat Katolik Lamalera untuk memohon berkat Tuhan bagi seluruh usaha penangkapan ikan di laut (Lefa), termasuk penangkapan ikan paus dan Usaha Penjualan Ikan dan hasil laut lainnya oleh ina-ina (kaum wanita) ke kampung-kampung pedalaman (Pneta). Perayaan berkat Lefa dan Pneta ini, wajib dilakukan orang Lamalera setiap tahunnya.

Pater Yan juga mengajak agar umat mempersiapkan diri merayakanTahun Baru ini dengan hati yang bersih. ? Hari ini tanggal 1 Mei, di sini kita merayakan Tahun Baru Lefa, Tahun Baru Pneta, Tahun Baru Lamalera dengan hati bersih,? demikian pater Yan.

Camat Wulandoni, Paulus Sinakai Saban kepada FBC diakhir perayaan mengharapkan? agar perayaan ini bisa menjadi kesempatan bertemunya orang Lamalera di kampung. ? ?Ke depan, mesti ada sebuah komitmen atau sebuah keputusan desa yang mewajibkan semua anak asal Lamalera kembali atau setidaknya berpartisipasi dalam perayaan Tahun Baru Lefa dan Pneta Lamalera, tanggal 1 Mei setiap tahunnya?, ungkap camat dengan penuh optimis. (Lukas Narek)

Sumber: www.floresbangkit.com

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password