Pertanian Salah Satu Pilar ‘Gerbang Emas’ Flotim

Sektor pertanian merupakan salah satu pilar? gerakan membangun ekonomi masyarakat atau yang disebut Gerbang Emas Flotim. Untuk itu revitalisasi pertanian harus dipahami secara luas yang meliputi pertanian, kelautan dan perikanan, peternakan, pariwisata dan koperasi. Demikian Bupati Flores Timur, Yoseph Lagadoni Herin,S.Sos dalam sambutannya ketika menghadiri acara tatap muka dengan masyarakat tiga desa di kecamatan Titehena bertempat di aula desa konga (sabtu,1/12)

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat titehena, Drs.Petrus Muda Wulagening, Kepala Bank NTT cabang Larantuka, Yohanes de Ornay, Kepala Bagian Humas dan protokol, Drs Ramon Mandiri Piran,? Para Kepala Desa dari Desa Konga, Desa Kobasoma dan Desa Lewolaga, Tokoh masyarakat Titehena dan para anggota kelompok tani di daerah irigasi Konga.

Lahan persawahan konga di Kec. Titehena

Bupati Yosni dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa daerah irigasi Konga memiliki lahan potensial yang cukup memadai untuk dikembangkan guna dapat meningkatkan dan memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat tani. Menurut Bupati Yosni lahan potensial harus dikembangkan guna meningkatkan kebutuhan masyarakat sendiri. Lahan pertanian di daerah irigasi Konga merupakan lahan yang terluas di Flores Timur dan memiliki 1800 ha dan baru 280 ha yang telah dimanfaatkan.

Bupati Yosni juga menyampaikan bahwa ada program pencetakan sawah baru dan di Konga mendapat 100 ha. Untuk hal ini menurut Bupati Yosni akan ada anggaran dana yang langsung diterima dan dikelolah oleh kelompok dan bukan pemerintah. Bupati Yosni juga menyatakn kalau ada persoalan yang muncul di kelompok maka harus diselesaikan secara internal kelompok. Pihaknya akan sebisa mungkin berusaha untuk berusaha mendukung usaha petani di Flores Timur termasuk petani di Konga. Terkait dengan daerah irigasi Konga, Bupati Yosni meminta agar masyarakat Konga dan sekitarnya untuk senantiasa menjaga bendungan Konga yang telah disiapkan agar dapat memberikan manfaat bagi para petani. Untuk itu saluran-saluran pendistribusian air harus diatur sebaik-baiknya di areal sawah Konga. Demikian Bupati Yosni agar masyarakat tidak membangun rumah di lahan potensial tersebut, sebab masih ada tempat (lewo) yang bisa kita bangun rumah tinggal, dan daerah persawahan Konga semata-mata untuk persawahan. Bagi para pengelolah air di bendungan irigasi Konga harus mengfungsikan dirinya sebaik-baiknya. Untuk ini pula Bupati Yosni mengharapkan agar adanya kesadaran semua pihak untuk selalu menjaga dan memelihara serta mengembangkan daerah irigasi Konga sebagai daerah penghasil, lumbung beras di Flores Timur yang dapat memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat itu sendiri.

Berkaitan dengan Program Gerbang Emas Flores Timur, Bupati Flores Timur menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Flores Timur telah mengajukan 67 Desa/Kelurahan yang akan mendapat 250 juta per desa, untuk hal ini pemerintah sudah siapkan dananya. Dari dana ini Bupati Flores Timur mengharapkan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk membantu pengembangan usaha peningkatan ekonomi masyarakat Flores Timur.

Dalam upaya mendukung produktifitas padi sawah Konga sebagaimana harapan Ketua Kelompok Tani Titehena Yosep Kung tentang sarana dan prasarana pertanian, seperti 22 unit handtractor, pembibitan dan sumber daya manusia petani, Bupati Yosni mengatakan aga sarana dan prasaranayang telah disiapkan pemerintah tersebut hendaknya dijaga dan dirawat dan digunakan sesuai peruntukkanya. Soal pemupukan Bupati Yosni menganjurkan agar masyarakat tani menggunakan pupuk organik sebagai upaya meningkatkan produktifitas pertanian baik secara kualitas maupun kuantitas secara maksimal.

Lebih lanjut dikatakan soal pembibitan untuk diwilayah Flores Timur sebagaimana varietas Jagung yang telah di display dilahan desa Waiwadan yang juga merupakan salah satu lahan contoh di tingkat Nasional Bupati Yosni menganjurkan untuk menggunakan bibit jagung Lamuru.

Yosep Kung selaku Ketua Kelompok Tani Titehena meminta agar setiap kontraktor yang akan maasuk mengerjakan saluran di daerah irigasi Konga hendaknya mengikutsertakan P3A Konga karena menurutnya, P3A merupakan organisai mandiri yang mengetahui betul tentang kondisi dan kebutuhan daerah irigasi Konga. Yosep juga meminta agar di daerah irigasi Konga didirikan Kios untuk mendistribusikan pupuk dan obat-obatan demi mendukung peningkatan produksi persawahan Konga. Terkait dengan peningkatan sumber daya manusia khususnya petani Konga Yosep mengharapkan agar petaninya dapat melakukan studi banding diluar Flores Timur sekurang-kurangnya didaerah Mbai sebagai moment pembelajaran dan sharing bersama antar petani.

Sementara itu Camat Titehena Petrus Muda Wulagening menyampaikan terimakasih kepada Bupati Yosni yang telah memberikan motifasi dan dukungan kepada para petani diwilayahnya. Untuk itu kepada para petani Petrus juga meminta agar tetap bersemangat dan bekerjakeras untuk meningkatkan produktifitas sawah Konga sebagai lumbung beras Flores Timur dan dapat membantu para tani Konga dan seluruh masyarakat Flores Timur untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Di Flores Timur kita mengenal adanya program Gerbang Emas, untuk itu Petrus Muda mengajak para petaninya untuk senantiasa mendukung dan memberikan hasil yang maksimal di sektor pertanian. Hendaknya para tani Konga selalu mengacu pada 4 pilar pembangunan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.(Hironimus Tukan)

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password