Pengurus Baru Koperasi Kredit Aneka Karya Dilantik

LEWOLEBA, FBC-Dualisme kepemimpinan di Koperasi Kredit Aneka Karya (Kopdit Ankara) Lewoleba, Kabupaten Lembata diharapkan berakhir, menyusul pelantikan tujuh orang Dewan Pengurus Baru Senin, (31/12/2012).

Acara pelantikan itu dilakukan di Ruang Pola, Kantor Pusat Kopdit Ankara Lewoleba. Hadir dalam acara tersebut, team management, utusan anggota dari tujuh cabang dan beberapa orang undangan.Acara pelantikan ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Rofinus Radja Tolok Sedang melantik Badan Pengurus Baru Kopdit Ankara, tampak badan pengurus: Gaspar Dile Nifak, Abubakar Sulang, Sarlota Wahon, Albertus Boro, Stanislaus Kebesa Langoday, Bernardus Asan dan Pius Suban Raya. (Foto: FBC/Yogi Making)

Tujuh orang badan pengurus baru hasil sidang insidentil Kopdit Ankara tanggal 27 Desember 2012 itu dilantik oleh Ketua Dewan Rapat Insidentil Rofinus Radja Tolok, dan hadir sebagai rohaniwan pendamping, Pastor Pemimpin Dekenat Lembata, Rm. Silvester Da?gomes, Pr.

Ketua Dewan Rapat Insindetil, sekaligus salah satu pendiri Kopdit Ankara Rofinus Radja Tolok, dalam sambutannya usai pelantikan mengatakan, sepanjang 25 Tahun Kopdit Ankara ini berjalan, dirinya sama sekali tak dihiraukan, namun ketika Kopdit Ankara tersandung masalah dirinya bahkan diserahkan tanggungjawab berat untuk memperbaiki kembali kondisi pelik tersebut.

Namun demi kecintaannya terhadap Kopdit yang ikut didirikannya itu, dia bersedia mengemban tanggungjawab nan berat pun demi kelangsungan hidup Kopdit Ankara dan kepentingan ribuan anggota yang tersebar di seantero pulau Lembata.

Dalam sambutan singkatnya itu, Bapa Radja, sapaan Rofinus Radja Tolok berpesan, hendaknya pengurus yang baru dilantik mengabdikan diri secara tulus untuk menciptakan Kopdit Ankara yang unggul dan terpecaya.

?Selama ini orang tidak pernah ingat saya sama sekali, tetapi ketika ada masalah saya diserahi tugas yang berat, untuk selamatkan koperasi. Kerja kami sudah selesai. Dengan pendidikan saya yang terbatas ini, saya mau pesan kepada semua yang urus koperasi ini, supaya kerja dengan tulus. Jangan hanya omong tapi buktikan juga dalam kerja nyata,? harap Radja.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Pius Suban Raya, dalam sabutannya mengatakan, dirinya tak pernah membayangkan sebelumnya kalau Kopdit yang juga dirinya ikut mendirikan itu, menjadi besar seperti sekarang. Ankara hadir dij aman itu sebagai koperasi penyeimbang, karena saat itu telah hadir tiga koperasi yang keanggotaannya adalah para Pegawai Negeri Sipil.

Atas latar belakang itulah, mereka bersepakat untuk mendirikan sebuah koperasi yang kemudian di beri nama Kopdit Ankara, yang keanggotaannya diakomodir dari semua elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang pekerjaan.

Dia mengatakan, Kopdit menjadi besar karena ketulusan para pendiri yang waktu itu semata-mata berpikir untuk kepentingan anggota.

Pius menyadari, mandat ribuan anggota di letakan diatas pundak mereka sebagai badan pengurus terlantik. Dia berjanji, amanat yang telah ia bersama enam pengurus lainnya terima akan dijaganya secara baik, dan dimanfaatkan demi terwujudnya kesejahteraan anggota.

Persoalan yang melilit Ankara dipandangnya sebagai sebuah proses mencari kebenaran, karenanya, orang yang tulus bekerja demi kepentingan anggota, berjalan dalam kebenaran. Namun bila menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan diri, berada di luar kebenaran itu. Karenanya, Pius mengajak semua elemen Kopdit Ankara untuk senantiasa berjalan dalam kebenaran demi kejayaan Kopdit Ankara.

?Kita serahkan semuanya kepada Tuhan sebagai pemilik kebenaran yang hakiki. Kita mau lihat siapa berjuang tulus untuk kepentingan anggota, dia berjalan dalam kebenaran dan muncul sebagai pemenang. Namun, apabila ada yang memanfaatkan koperasi demi kepentingan diri, maka dia berada diluar kebenaran. Mari kita bawa Kopdit Ankara ke jalan yang benar,? ajak Pius.

Untuk diketahui, tujuh badan pengurus yang dilantik itu masing-masing, Ketua,? Pius Suban Raya, Wakil Ketua Bernardus Ado Asan, Sekertaris,? Stanislaus Kebesa Langoday, Sekertaris? II, Albertus Boro, Bendahara I, Sarlota Wahon,? Bendahara II,? Abubakar Sulang, dan Anggota, Gaspar Dile Nifak. (Yogi Making)

sumber: www.floresbangkit.com

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password