MENURUNYA ADD, PEMDES TEKAN BELANJA DESA

Menurunanya Alokasi Dana Desa Tahun 2016 pada sejumlah Desa di Kecamatan Demon Pagong, pemerintah Desa (Pemdes) terpaksa melakukan penghematan untuk menekan pengeluaran atau belanja desa pada tahun ini. Kepala Desa Lamika, Yos Open dalam rapat evaluasi pembahasan rancangan APB-Desa tahun 2016 di Aula kantor Camat Demon Pagong beberapa waktu lalu, mengawatirkan penurunnan angka ADD tahun 2016 akan berdampak pada penyalagunaan Dana Desa.
?bertolak dari pengalaman Tahun 2015 dengan dana ADD sebesar 200 juta lebih, pemdesa terpaksa melakukan penghematan untuk membiaya bidang penyelengaraan pemerintahan dan bidang pembinan kemasyarakatan. Dari sumber Dana ADD tersebut, Pemdes juga harus melakukan pengeluaran untuk belanja Pengahasilan Tetap apparat Desa (PTAD) dan Tunjangan BPD serta intensif RT/RW yang besarnya hampir mencapai 200 juta. Pada tahun ini ADD bukannya bertamba naik malahan semakin menurun? ujar Yos
Ditambahkan, Yos, saat ini Pemerintah desa membutuhkan biaya operasional perkantoran yang tidak sedikit. Dengan pemberlakuan UU Desa No 6 Tahun 2014, mengharuskan pemerintah Desa menyiapkan berbagai dokumen pelaporan dan dokumen administrasi keuangan lainnya. Pada Tahun 2015, pos ini cukup terbantu dengan pendapatan transfer dari Pemerintah Propinsi NTT berupa Dana Dekonsentrasi dan dana Bagi Hasil pajak itu pun kami lakukan dengan ?Gali lobang tutup lobang? agar proses pelayanan publik di desa tetap dilaksanakan. Tahun ini dana dari bantuan propinsi tidak ditansfer lagi, terus terang kami kesulitan. Jelas Yos

Meski Dana Desa tahun ini meningkat, Yos berharap Pemerintah bisa menamba Alokasi Dan Desa. Karena priorotas penggunaan dana desa hanya diperuntukan pada bidang Pembangunan Desa dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Setidaknya bertambahnya Dana Desa bisa diikuti dengan bertambahnya ADD dan dana transfer lainnya.
Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, (BPMPD) Kab. Flores Timur Rufus Koda Teluma melalui Kasubid Pengembangan Sumber Daya Alam Elisabeth Lipat Ola pada acara rapat tersebut, membenarkan bahwa sumber pendapatan APBdesa Tahun 2016 menurun seiring dengan penurunan alokasi Dana Desa (ADD) pada sejumlah desa dan tidak ada lagi dana bantuan propinsi atau dana dekon. Kiranya kondisi ini menjadi perhatian kita bersama dengan melakukan penghematan dalam hal belanja.
Ia menegaskan kepada Kepala Desa segera menyusun RAPB-Desa Tahun 2016 untuk ditetapkan bersama dengan BPD menjadi APBdesa Tahun 2016. Pembahasan itu melalui muswarah dan disetujui oleh BPD melalui surat keputusan (SK) BPD tentang peresetujuan RAPBDesa Tahun 2016. Lebih Jauh Rufus menjelaskan priotas pengunaan Dana Desa tahun 2016 merujuk pada Peraturan Menteri Desa Pembangunan daerah Tertinggal no 21 tahun 2015 yaitu di bidang pelaksanaan Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam menyusun RAPB Desa Kepala Desa harus menetapkan Besaran Perjalanan Dinas, standar harga barang di desa dan standar biaya dalam peraturan Kepala desa. Disamping itu RAPB Desa yang disusun harus konsistensi dengan RKPDes dan RPJM Desa dengan memperhatikan 70% untuk pemberdayaan dan 30% operasional. Bagi kepala desa yang baru dilantik selambat-lambatnya 3 bulan setelah pelantikan sudah menetapkan RPJM Desa sesuai dengan periode kepemimpinnya dengan berdasarkan visi mis dan RPJMD Kabupaten.
Camat Demon Pagong, Petrus Muda Wulanggening dalam rapat yang dihadiri Para Kepala Desa, Ketua BPD, Sekdes dan Bendahara Desa sekecamatan Demon Pagong mengimbau agar semua Kepala Desa untuk memperhatikan semua ketentuan yang berlaku baik dalam penyusnan dokumen perencanaan RPJM Desa dan RKP Desa mau pun Dokumen anggaran APB Desa. Diakui Petrus, pengelola keuangan desa di untuk desa-desa di Kecamatan Demon Pagong cukup baik terbukti dengan tidak adanya pencairan Dana Desa Tahap II atau tahap III di bulan Januari Tahun 2016. ?semua desa mencairkan dan Desa di Tahun 2015, kita belajar dari tahun lalu semoga tahun ini kita menjadi semkin lebih dari tahun sebelumnya? (dino)

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password