Masyarakat Lamaholot Gelar Natal Bersama di Kupang

KUPANG. FBC- ?Jumat (4/1) Ikatan Keluarga Asal Lamaholot??(IKAL) di Kupang merayakkan Natal Bersama di Gelanggang Olahraga (GOR) Flobamora, Penfui Kupang. Perayaan Natal bersama IKAL Kupang ini dirayakan setiap tahun sejak organisasi ini dibentuk tahun 2007 lalu.

Foto Ilustrasi : Tari Perang suku Lamaholot, yang diperagakan masyarakat Jontona Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata. (Foto: FBC/ Yogi Making)

Ketua IKAL Kupang, John Kothan dan ketua Panitia Natal Bersama IKAL Kupang,??Emanuel Kara yang dihubungi di Kupang, Kamis (3/1) malam menjelaskan, Natal bersama IKAL di Kupang seperti tahun-tahun sebelumnya selalu dilksanakan di GOR Flobamora Oepoi, Kupang.

Foto Ilustrasi : Tari Perang suku Lamaholot, yang diperagakan masyarakat Jontona Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata. (Foto: FBC/ Yogi Making)?Setiap tahun kita menggelar acara Natal bersama keluarga besar Lamaholot di Kupang. Perayaan seperti ini digelar dalam nuansa Lamaholot, mulai dari lagu-lagunya, tariannya hingga makanannya semua bernuansa Lamaholot, Jadi ada jagung titinya, klesong, ketupat, rumpu rampe dan lainnya. Semuanya kita kemas dalam nuansa Lamaholot untuk semakin merekatkan hubungan sesama Lamaholot di tanah rantau,? kata Kothan yang juga dosen Fakultas Hukum Undana Kupang ini .

Kothan juga mengakui, bukan hanya Natal bersama, pada saat Hari Raya Idulfitri juga, kita merayakan Halal Bihalal bersama umat Muslim asal Lamaholot. Dan semuanya juga dikemas dalam nuansa Lamaholot.

Pada perayaan sore nanti ?(atau Jumat sore, red), kata Emanuel Kara, semua warga Lamaholot datang ke tempat kegiatan dengan membawa bekal sendiri dari rumah. Kemudian saat acara makan bersama, mereka akan saling tukar menukar makanan.

?Jadi semua yang hadir membawa makanan sendiri dari rumah masing-masing dan kita akan saling menukar makanan saat acara makan. Semuanya ini dilakukan untuk mempererat tali persahabatan antar kita orang Lamaholot. Hal ini sudah dilakukan sejak berdirinya IKAL Kupang ini,? kata Kara yang juga Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi NTT.

Kotan dan Kara juga menegaskan, acara ini tidak ada kaitannya dengan kegiatan politik yang sedang berjalan saat ini, karena kegiatan seperti ini dilakukan setiap tahun sehingga sama sekali tidak ada kaitannya dengan politik pemilihan gubernur.

?Kita tidak akan membawa Lamaholot ini ke rana politik. Kita lakukan ini semua sebagai perayaan iman terkait Hari Raya Natal, jadi jangan dikaitkan dengan pemilihan gubernur,? tegas Kothan. (Oni)

Sumber: www.floresbangkit.com

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password