Jadikan Larantuka Kota Wisata Rohani Internasional

LARANTUKA, FBC: Larantuka, kota kecil di kaki gunung Mandiri menyimpan tradisi rohani unik khas Portugis ?Semana Santa?. Potensi ini yang ditempatkan sebagai entry point pengembangan wisata di Flores Timur. Jika Bali merupakan pulau wisata alam dan budaya serta seni ukir bertaraf internasioanl, maka Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin bercita-cita menjadikan Larantuka sebagai kota wisata rohani bertaraf Internasional.

Hal ini dikatakan bupati? pada jamuan makan malam tanggal 21 Mei di rumah jabatan bersama tujuh media nasional dan internasional yang sedang melakukan perjalanan jurnalistik ke Flores Timur. Tim media ini difasilitasi Swiss Contac Wisata dan DMO Flores selama empat hari di Flores Timur dari 21-24 Mei untuk promosi daerah tujuan wisata.

Hery Soba, wartawan Suara Pembaruan mewakili teman-temannya pada kesempatan itu mengatakan selama ini mereka sering meliput dan menulis tentang wisata di bagian barat pulau Flores. Dari publikasi-publikasi itulah seakan memberi kesan bahwa pariwisata di Flores itu hanya ada di bagian barat. Publikasi wisata dari daerah Timur Flores mulai dari Sikka sampai Lembata sangat kuranng.

?Jangan sampai ada kesan bahwa Rumah Adat itu hanya ada di Ngada, Sumba dan Manggaraiu. Padahal di Flotim juga ada rumah adat,? ujar Hery

Walau baru sehari di Flores Timur dan sebatas mengunjungi beberapa desa di pantai utara, namun menurut Hery, ?tim media ini punya kesan dan masukan yang bagus untuk pengembangan wisata di daerah ini.

?Ada optimesme bahwa pariwisata akan bertumbuh di Flores Timur. Salah satu kekuatan yang belum dibangun adalah promosi. Mudah-mudahan DMO dan Swis Contak bisa efektif bekerja sama dengan Pemda menumbuhkan pariwisata di daerah ini,? tambah Hery

Aloysius Kedang dari DMO Flores Timur kepada FBC mengakui bahwa Flores Timur punya aset dan obyek wisata yang tidak kalah dengan daerah lain. Hanya saja kalah dalam hal promosi.

Dia menambahkan, tantangan lain yang berhubungan dengan pariwisata ?juga datang dari masyarakat setempat yang mulai terlanjur komersial sehingga menurunkan nilai keramahtamaan yang menjadi salah satu kekuatan sebuah obyek wisata.

Namun Bupati Flores Timur ?punya pandangan berbeda. Dalam kesempatan itu, bupati meyakini dapat meraih sukses di bidang wisata. Dalam kepemimpinan politik lima tahun yang ada di pundaknya, ia menjadikan pariwisata sebagai salah satu pilar dari tiga pilar dalam program Gerbang Emas dengan entry point pada perayaan Semana Santa setiap tahun.

Karena program inilah maka hampir tiga sampai empat bulan selalu ada kunjungan jurnalistik ke daerah ini. ?Akhir-akhir ini sejumlah kunjungan jurnalistik datang ke daerah ini?, kata bupati Flotim di jamuan makan malam itu, sambil menambahkan bahwa dirinya pernah di majalah Arcipelago untuk promosikan pariwisata.

?Saya percaya bahwa apapun tulisan di media, ketika itu dibaca pasti ada perasaan tertarik orang yang membacanya. Saya harus akui Pariwisata Flotim baru mulai berkembang. Baru mulai ditata. Dalam gambaran saya tidak ada patokan angka tahun. Yang ingin kami capai adalah bagaimana menjadikan Larantuka sebagai Kota pariwisata rohani internasional?, kata bupati Flotim .

Tentu tidak mudah, namun ia punya keyakinan efek domino yang bekerja pada bisnis pariwisata. Ketika kota ini menjadi pusat perhatian, ketika banyak orang datang berkunjung ke kota ini, maka pariwisata akan berkembang.

Di akhir sambutannya, ia berharap agar kawan-kawannya di media membantu mempromosikan pariwisata di kabupaten ini. ?Tulisalah tentang pariwisata di Flores Timur untuk membantu kami?. (Melky Koli Baran)

Sumber : www.floresbangkit.com

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password