Cegah Banjir dengan Lubang Biopori

RumahCom – Curah hujan yang tinggi belakangan ini kerap membuat jalanan banjir. Hal ini diperparah dengan buruknya drainase kota. Ujung-ujungnya, kemacetan kerap terjadi di saat dan setelah turun hujan.

Sebenarnya, penyerapan air ke dalam tanah dapat dilakukan dengan cara yang mudah, yakni membuat lubang biopori.

Fungsi Biopori:
1. Menghindari tanah becek akibat air hujan yang tidak meresap dengan baik ke dalam tanah.
2. Menghindari genangan air yang membuat tanaman rusak.
3. Menyerap air menjadi cadangan air tanah.
4. Jika diaplikasikan serempak pada satu kawasan, bisa membantu mengurangi risiko terjadinya banjir.
5. Dapat digunakan sebagai tempat sampah organik bagi daun-daun yang mengotori taman. Di dalam lubang, daun akan terurai dan menjadi hara yang menyuburkan tanah.

Cara Membuat Biopori
1. Cari lokasi di taman yang tergenang air hujan, terutama di bagian pinggir yang sering tergenan. Lokasi ini sebaiknya berada di tempat berbeda dengan resapan yang sudah ada.
2. Kikis rumputnya, kemudian ratakan dengan tanah sekitarnya.
3. Buat lubang-lubang dengan lebar 10 cm dan kedalaman 1 – 1,5 meter, berjajar pada lokasi terendah yang ditemukan. Agar lebih efektif, jarak ideal antarlubang berkisar setengah meter.
4. Supaya terlihat rapi, tutup lubang menggunakan ijuk atau conblock.
5. Jangan biarkan lubang menganga begitu saja, karena tanah akan menimbun lubang tersebut. Sebaiknya, bagian atas ditutup menggunakan ijuk atau conblock untuk menghindari partikel besar masuk ke lubang.

oleh 😕Anto Erawan(antoerawan@rumah.com)

foto: TMC Polda Metro Jaya/Anto Erawan
Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password