Bupati Yosni minta maaf kepada masyarakat desa Lewonara dan Lewobunga

Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos dan Wakil Bupati Flotim Valentinus Tukan, S.Ap. rabu, (24/10/2012) melakukan kunjungan di dua desa Adonara Timur yang terlibat konflik. kunjungan paska perang tanding antara masyarakat Desa Lewobunga dan Desa Lewonara bermaksud untuk menyampaikan permintaa maaf sekaligus mendengar langsung sikap dan keinginan kedua bela pihak terkait sengketa tanah Transmigrasi lokal (Translok) Riangbunga.

Di Lewonara Dalam tatap muka dengan masyarakat Lewonara Bupati Yosni menyampaikan permintaan maaf atas kata-kata dan sikap yang menyinggung hati dan perasaan masyarakat Lewonara maupun kebijakan yang telah diambil terkait konflik yang melibatkan kedua desa di Kecamatan Adonara Timur tersebut.

? Goe (saya) dan pak wakil Bupati maa onek lere-lere ?dari hati yang tulus, dari hati yang dalam kami minta maaf, maaf yang sebesar-besarnya dari ama orang tua sekalian. Mungkin sebelumnya kami berdua koda ke loke, yang menyinggung perasaan amak orang tua sekalian. Kami menyampaikan permohonanan maaf. Permohonan maaf yang sama kami sampaikan kepada amak orangtua kaka adik sekalian dalam kapasitas sebagai Bupati dan Wakil Bupati yang amak orang tua percayakan memimpin lewotanah Lamaholot, maupun sebagai manusia dalam keterbatasan kami. mungkin kami salah dan keliru dalam mengambil keputusan yang membuat amak orang tua sekalian tersinggung dan merasa sakit hati. kami ?menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.?

? Saya dan pa wakil juga mengucapakan limpah terima kasih? atas kesempatan dan kereleaan? yang diberikan kepada kami. untuk kita sama-sama bertemu dan bertukar pikaran dan perasaan lua onek pada kesempatan ini. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini kita sama-sama gelia laran ta sare-sare pi ae weli. Kami pemerintah selalu berusaha untuk mewujudkan lewotanah ini supaya melan senaren. Saya juga yakin bahwa amak orang tua pun punya keyakinan yang sama. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi titik awal yang baik untuk mewujudkan kembali lewotanah yang aman dan sentosa.?

Pada kesempatan yang sama ?perwakilan masyarakat adat tobi lewopulo Mateus Sarabiti mengatakan? bahwa konflik ini sampai terjadi disebabkan oleh niat Bupati ?yang memaksakan diri hendak meresmikan pemukiman Translok di Dusun Riangbunga ?pada kesempatan yang lalu (red 25 Juli 2012). Pada hal translok tersebut masih bermasalah dan kami telah bersurat untuk memberitahukan hal tersebut. Kami merasa diabaikan dan tidak dihiraukan. baik lewobunga maupun lewonara adalah sama-sama masyarakat Flores Timur yang membutuhkan perlakuan dan perhatian yang adil dari pemerintah. ?Namun demikian pada pertemuan ini merupakan awal bagi kita semua memikirkan yang terbaik untuk kedepannya.

Lebih lanjut Sarabiti meminta agar pemerintah berkoordinasi dengan pihak keamanan melakukan pengamanan pada musim tanam tahun ini agar aktivitas masyarakat kembali puli seperti dulu. Sementara itu diupayakan penyelesaian konflik melalui jalan adat. jika nanti ditemukan kesepakat damai, maka kami memohon kesedian? Bupati bersama ?Gubernur untuk menyaksikan proses perdamaian secara adat.

Pertemuan yang dihadiri kapolres Flotim AKBP. Wahyu Prihatmoko, Ketua Pengadilan Negeri Larantuka I Wayan Sukeni, SH. sekda Flotim Anton Tonce Matutina, sekretaris LP2KE Propinsi NTT Petrus Kerong BA, SH para asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Flotim Abdur Razak Jakra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Piet Pemang Liku, S.Sos, BA dan sejumlah pimpinan SKPD terjadi juga di Lewobunga.

Di Lewobunga, Bupati Yosni juga menyampaikan permohonan maaf paska kejadian 25 juli 2012 baru kembali menyinggahi Lewobunga.? Kami berterima kasih atas penerimaan baik ini dari warga Lewobunga. Kami berharap suasana ini terus dijaga. Kita sama-sama mencari jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah ini. Ujar Bupati Yosni.

Tetua adat Lewobunga Alex Benga Ama menyampaikan permohonana maaf masyarakat Lewobunga. Dan meminta Pemerintah melalui Dinas PPO Kab Flotim agar aktivitas belajar mengajar SMAN I Adonara Timur yang saat ini terjadi di SMA Surya Mandala dikembalikan seperti dulu. Di sisi lain Benga Ama mengusukan agar pemukiman penduduk di area? translokal Riang Bunga dimekarkan menjadi sebuah desa baru.

Di akhir pertemuan Bupati Yosni mengucap selamat merayakan Idul Korban kepada masyarakat kedua Desa yang mearayakanya. ? saya sebagai Bupati dan Pa wakil Bupati mewakil jajaran pemerintah dan masyarakat Flores Timur mengucapakan selamat merayakan hari raya Idul Korban. semoga dengan perayaan ini membawa kita sekalian untuk kedepannya lebih mempererat kita dalam semangat persaudaraan dalam suasana aman dan damai (din Humas setda flotim)

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password