Kelelahan
Orang-orang yang sedang depresi mengalami serangkaian perubahan fisik dan emosional. Mereka dapat menjadi cepat lelah, serta mengalami perlambatan pada psikomotor, atau perlambatan gerakan fisik, ucapan, dan proses berpikir.
Menurut Josh Klapow, PhD, seorang psikolog klinis pada Sekolah Kesehatan Masyarakat di Birmingham – Inggris, di bandingkan dengan wanita, pria lebih sering rentan mengalami gejala kelelahan fisik sebagai keluhan utama saat mengalami depresi.

Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit
Masalah tidur-seperti insomnia, bangun sangat awal di pagi hari, atau tidur yang berlebihan adalah gejala depresi yang umum terjadi.
Beberapa orang walaupun tidur selama 12 jam dalam sehari, masih merasa lelah.” kata Dr Cook. Sama seperti kelelahan, kesulitan tidur adalah salah satu gejala utama yang sering dikeluhan pria yang sedang depresi pada dokter mereka, demikian menurut para ahli.

Sakit perut atau sakit punggung
Mereka yang sedang depresi sering mengalami masalah kesehatan seperti sembelit atau diare, sakit kepala serta sakit punggung. Tetapi pria sering tidak menyadari bahwa rasa sakit kronis dan gangguan pencernaan berjalan seiring dengan depresi yang dialaminya.

Cepat Marah
Bukannya kelihatan murung atau sedih, pria yang tengah depresi kerap kali menunjukkan tanda-tanda marah. Jika mereka berbicara tentang sebuah hal yang bersifat emosional, yang muncul adalah rasa sedih yang disertai dengan sifat yang mudah sekali tersulut emosi kemarahannya,” kata Dr Cook. Selain itu, pikiran negatif adalah salah aspek umum dari depresi. Pria akan meluapkan amarahnya karena mereka memiliki pikiran negatif.

Kesulitan dalam berkonsentrasi
Menurunnya kinerja psikomotor dapat memperlambat kemampuan pria untuk memproses informasi, sehingga mengganggu konsentrasi dalam melaksanakan pekerjaan atau tugas lainnya. Depresi akan membuat seseorang berpikiran negatif. Lambatnya kemampuan psikomotorir akan membuat seorang pria terus-menerus berpikir tentang hal-hal negatif di dunia dan akibatnya hal tersebut akan membuat pria sangat sulit untuk fokus pada apa pun.

Kemarahan dan permusuhan
Manifestasi dari depresi sering pula ditunjukkan dengan sifat bermusuhan, marah dan cenderung agresif. Kemarahan dan permusuhan berbeda dengan sifat mudah marah. Kemarahan lebih pada emosi yang kuat sedangkan Sifat pemarah lebih pada sensitivitas dan lekas tersinggung.

Tertekan
Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan stres dapat menyebabkan perubahan baik dalam tubuh dan otak, yang pada gilirannya dapat menyebabkan depresi.

sumber: www.health.com