LARANTUKA, FBC- Bupati Flores Timur, Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos, dalam sambutan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Larantuka, Jumat (17/8), mengatakan,  dalam rangka mewujudkan Tata Kepemerintahan yang baik (Good Governance), langkah strategis yang telah dilakukan adalah penguatan dan konsolidasi terhadap para pelaku pembangunan, baik pemerintah, dunia usaha dan masyarakat sipil lainnya.

”Berdasarkan persyaratan dan penilaian yang telah dilakukan sesuai Intruksi Presiden Nomor : 5 Tahun 2004 dan Intruksi Presiden Nomor : 7 Tahun 2011 Kabupaten Flores Timur sebagai satu-satunya Kabupaten dalam Wilayah Provinsi NTT ditetapkan sebagai Kandidat Zona Integritas (ZI) untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang akan diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia pada Tanggal 9 Desedmber 2012 yang akan datang,” ungkap Bupati

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Bupati, langkah-langkah persiapan yang telah dan sedang  dilakukan, adalah berbenah dengan melakukan penanda tanganan Pakta Intgegritas oleh para pimpinan SKPD, melakukan kerjasama dengan Lembaga Auditor terutama BPK maupun BPKP dan Akuntan Publik.

“Senantiasa kita jalin untuk mendukung pembinaan dan pendampingan dalam penataan dan pengelolaan keuangan daerah agar lebih transparan dan akuntable agar dapat meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan beberapa tahun belakangan ini Kabupaten Flores Timur masih memperoleh Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, tindak lanjut pelaksanaan hasil pemeriksaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat pada semester I (satu) Tahun 2012 Kabupaten Flopres Timur Rangking 5 (lima) yang sebelumnya Kabupaten Flores Timur rangking 21  dari 21 Kabupaten/Kota se-NTT.

Bupati juga mengungkapkan  beberapa program dan kegiatan yang sedang dilakukan dalam Tahun 2012,  antara lain, Pertama, Program peningkatan keberdayaan masyarakat perdesaan; seperti kegiatan Pemugaran perumahan dan lingkungan desa secara terpadu (P2LDT) yang tersebar pada 19 Desa di 19 Kecamatan, Kegiatan Penanggulangan Pekerja Anak di Desa Tertinggal (P2ADT) yang tersebar pada 19 Kecamatan, dan Kegiatan Replikasi Pembentukan Desa Siaga di Kecamatan Demon Pagong, Kecamatan Adonara Tengah, Kecamatan Tanjung Bunga, Kecamatan Solor Timur dan Kecamatan Ile Bura.

Kedua, Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Perdesaan; Kegiatan Pembinaan Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) Teknologi Tepat Guna (TTG) bagi 16 (enam  belas) kelompok dan 33 desa), Kegiatan pembinaan,  Administrasi dan Pelaporan (PAP) PNPM pada 250 Desa/Kelurahan di 19 Kecamatan, dan Program bantuan modal usaha bagi masyarakat pada lokasi transmigrasi Narasaosian-Kecamatan Adonara Timur, serta Desa Adabang-Kecamatan Titehena.

Ketiga, Bidang Pariwisata; pada tanggal 23 Mei 2012 telah ditanda tangani kesepahaman kerjasama (MoU) Siter City Larantuka-Flores Timur dengan Kota Ourem- Fatima, Portugal, karena kedua wilayah ini memiliki kesamaan karakter yakni kota religi Katolik dengan devosi terhadap Bunda Maria. Dan juga sebagai pengakuan oleh pemerintah bahwa di Kabupaten Flores Timur memiliki kekhasan secara iman yang dapat di kembangkan menjadi wisata religius. (Man/Ben)

Sumber: Flores Bangkit